radarjember.id - JEMBATAN di Desa Argosari, Kecamatan Senduro jebol sejak beberapa waktu lalu.
Akibatnya hanya roda dua yang bisa menggunakan jalur tersebut tapi sangat membahayakan.
Sebab, sebagian jalan sudah rusak parah. Sedangkan jembatan alternatif yang dibuat dari bambu oleh warga menyiksa.
Karena selain membahayakan, jalan menuju jembatan layang becek. Sampai-sampai truk yang melintas sering terjebak lumpur.
Seperti yang diunggah akun Rony Wijaya Motor. Warga saling bahu-membahu mengevakuasi truk itu.
“Masyarakat yang ingin bekerja sangat sulit untuk melewati jembatan darurat yang dibuat oleh warga. Lantas mau sampai kapan keadaan ini?,” tulisnya.
Apalagi untuk proses mengevakuasi kendaraan itu bisa membutuhkan waktu hingga 4 jam.
Tentu ini berdampak pada aktivitas warga yang ingin melewati jembatan.
Mereka meminta, pemerintah setempat lebih aware dan bisa merespons dengan cepat.
“Semoga diperhatikan oleh Pemerintah,” komentar Irul Petahunan. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis