radarjember.id - Gunung Semeru terus mengalami erupsi setiap hari.
Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Sawur melaporkan, erupsi semeru kali ini sampai mengeluarkan lava pijar.
Guguran lava pijar terekam dalam CCTV yang terpasang di Pos Pantau Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dengan luncuran lava hingga 2.500 meter dari puncak kawah menuju Besuk Kobokan.
Secara visual Guguran lava mengarah ke sisi tenggara besuk kobokan.
“Guguran lava pijar terjadi jam 11 malam dan terlihat jelas dalam rekaman CCTV Gunung Semeru. Memang tidak seperti hari sebelumnya yang hanya mengeluarkan asap tebal saja,” ucap petugas PPGA Semeru Mukdas Sofyan.
Selain lava pijar, asap tebal sempat keluar dengan ketinggian mencapai 500 meter di atas puncak.
Kemudian jam 5 pagi asap tebal makin tinggi hingga letusannya capai 700 meter.
Namun, luncuran lava pijar itu masih dalam kategori aman dan jauh dari pemukiman warga. Saat ini status gunung tetap waspada.
Pihaknya menghimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, aktivitas letusan yang terjadi masih dalam ambang batas aman.
Apalagi dengan intensitas lava pijar yang sering keluar dari kawah Gunung Semeru.
“Tetap mewaspadai potensi banjir lahar dingin dan guguran lava pijar di sepanjang aliran sungai dari hulu di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Sat dan sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis