radarjember.id - WARGA Senduro sambat soal pemasangan CCTV di kawasan tersebut yang bertujuan untuk melakukan penilangan secara elektronik.
Mereka yang tak tahu akhirnya berkendara tanpa menggunakan helm.
Otomatis mereka yang ketahuan melanggar, ditilang secara otomatis oleh sistem.
ETLE itu terpasang di daerah Pasar Senduro, seperti yang dilampirkan dalam unggahan akun Agok’s Simata Elang.
Warga yang menerima kiriman surat cinta dari pihak kepolisian akhirnya terkejut.
Mereka mengaku tidak tahu soal pemasangan ETLE.
“Senyap tanpa suara tiba-tiba datang surat tilang,” komentar Devi Amalia Sari. “Bikin susah orang aja. Daerah Klakah juga ada bikin resah. Warga cari kerja aja susah, ini malah dibikin lebih susah,” tambah Vandi Ahmat.
Kondisi ini membuat pengguna motor harus lebih sadar untuk mematuhi aturan lalu lintas tanpa dilihat polisi.
Dengan menggunakan peralatan keselamatan saat berkendara kapan dan di manapun. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis