radarjember.id - Tebu manten yang diantar dari Kebun KSO Lumajang Raya langsung diterima oleh PT SGN PG Jatiroto sekitar pukul 08.30. Setelah menjalani serangkaian serah terima manten, tebu manten serta tebu pengiring langsung dimasukkan ke mesin penggiling tebu.
Penggilingan manten tebu serta tebu pengiring menjadi pembuka musim giling di mulai. Harapannya, seluruh target capain yang ditetapkan dalam rencana kerja anggaran perusahan (RKAP) tahun 2025 tercapai. Baik itu target tebu yang digiling oleh pabrik, target rendemen hingga produksi gula, semuanya terpenuhi.
GM PT SGN PG Jatiroto Agus Priambodo mengatakan, jumlah lahan tebu yang ditanam di Kebun KSO Lumajang Raya cukup luas. Totalnya telah memenuhi separuh dari target yang dicanangkan oleh perusahaan. Sehingga, pihaknya optimis capaian tebu giling melampaui target.
“Target giling kita sekitar 991.291 ton tebu. Itu kalau diambilkan dari hasil panen tebu di Kebun KSO Lumajang Raya itu lebih dari separuh. Sisanya, kami ambilkan dari lahan tebu milik masyarakat. Semoga target itu tercapai dengan baik,” katanya.
Menurutnya, rendemen tebu ditarget 7,79 persen. Sedangkan, produksi gula ditarget sebanyak 77.408 ton. Harapannya, seluruh target tersebut terpenuhi. Apalagi, tidak sedikit warga Lumajang, bahkan warga yang berasal dari kabupaten tetangga jug menyetorkan hasil tebu ke PG Jatiroto.
“Di akhir prosesi manten tebu, kami juga menyelenggarakan istigasah supaya semuanya dipermudah. Mudah-mudahan penggilingan berjalan lancar dan bisa mencapai target, sehingga dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di Lumajang. Kami ingin tumbuh, juara dan bangun negeri,” pungkasnya. (son)
Editor : Adeapryanis