Radar Jember – Sampai saat ini, Terowongan Wilhelmina masih menjadi terowongan kereta api terpanjang di Indonesia.
Terletak di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Panjang terowongan Wilhelmina mencapai 1.127 meter atau 1,12 kilo meter.
Dahulu, terowongan Wilhelmina berfungsi sebagai jalur kereta api yang menghubungkan Banjar-Cijulang.
Namun, sejak tahun 1980-an terowongan Wilhelmina sudah tidak berfungsi lagi.
Nama terowongan Wilhelmina diambil dari ratu kerajaan Belanda yang bernama Wilhelmina Helena Pauline Maria, sebagai bentuk penghormatan atas dukungan terhadap pembangunan.
Terowongan Wilhelmina dibangun oleh perusahaan kereta api zaman kolonial yang bernama Staats Spoorwegen (SS).
Terowongan ini dibangun pada tahun 1913 sampai 1916 yang kemudian diresmikan pada tahun 1924.
Karena memiliki resiko yang besar, pembangunan terowongan Wilhelmina dikerjakan secara hati-hati.
Proyek pembangunan sempat terhambat karena letak yang ekstrim dan memakan biaya yang mahal.
Namun, proyek pembangunan terowongan Wilhelmina tetap dilanjutkan karena banyak perusahaan swasta yang mendukungnya.
Terowongan ini dibangun menggunakan beton tebal untuk menahan batuan andesit didalam gunung.
Pada awalnya, keberadaan terowongan Wilhelmina sangat membantu perekonomian. Namun seiring waktu, terowongan tersebut ditinggalkan sampai tidak digunakan lagi.
Bangunan ini mencerminkan keunggulan teknik konstruksi pada masanya dan menjadi bukti keberhasilan proyek infrastruktur yang penuh ambisi.
Sekarang keadaan terowongan Wilhelmina sudah terbengkalai, banyak semak-semak belukar yang menutupi terowongan.
Kondisinya sudah tidak terawat lagi sampai memunculkan cerita-cerita mistis yang menyelimuti terowongan tersebut.
Konon, terowongan Wilhelmina sekarang banyak digunakan untuk bertapa dan pesugihan.
Selain itu, terdapat cerita yang menyebutkan banyak kejadian yang tidak masuk akal seperti pekerja yang tiba-tiba sakit dan meninggal saat pembangunan terowongan tersebut.
Pada 2018, KAI berencana mengaktifkan kembali terowongan Wilhelmina. Namun sampai sekarang, rencana tersebut belum direalisasikan.
Editor : Radar Digital