radarjember.id - Keseriusan pemerintahan Desa Kraton Kecamatan Yosowilangun dalam mengelola informasi publik dengan baik mendapat apresiasi. Bahkan, komitmen keterbukaan informasi publik tersebut dinilai oleh tim penilai dari komisi informasi pusat.
Sebelumnya, Desa Kraton ini masuk sepuluh besar desa yang dianggap telah memenuhi standar layanan informasi publik (SLIP). Sehingga tim penilai komisi informasi dari pusat tersebut ke Lumajang melakukan visitasi apresiasi keterbukaan informasi desa tahun 2024.
Baca Juga: Tim SMP di Jember Ini Punya Dominasi di Event Bergengsi JBL 2024, Begini Ulasannya
Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni mengatakan, berbagai macam keikutsertaan dalam pelatihan keterbukaan informasi publik benar-benar membuahkan hasil. Hasil tersebut bisa dilihat dengan capaian yang telah dilakukan oleh pemerintah desa setempat.
“Masyarakat dapat lebih berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, serta ikut mengawasi dan memastikan bahwa kebijakan berjalan dengan baik. Kegiatan dan program mulai dari perencanaan, penganggaran sampai dengan pelaksanaannya harus kita laksanakan secara transparan,” katanya.
Menurutnya, pemerintah Desa Kraton konsisten mengikuti berbagai program dan pelatihan terkait keterbukaan informasi. Sehingga, berkat komitmen itu menjadikan sebagai salah satu desa yang terus memberikan komitmen dalam meningkatkan pelayanan informasi publik.
“Semangat dan dedikasi tersebut perlu kita teruskan, agar nantinya tidak hanya Desa Kraton saja, namun seluruh desa di Lumajang dapat menjadi desa yang informatif dan transparan. Keterbukaan informasi publik menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya (son/fid)
Editor : Adeapryanis