Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tata Kelola Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Jadi Rebutan, Lumajang Akui Lebih Matang dalam Pengembangan Sarpras

Alvioniza • Sabtu, 27 Juli 2024 | 15:00 WIB

TERBENTANG: Keindahan wisata Air Terjun Tumpak Sewu yang memikat banyak wisatawan asing. DOKUMENTASI RADAR SEMERU
TERBENTANG: Keindahan wisata Air Terjun Tumpak Sewu yang memikat banyak wisatawan asing. DOKUMENTASI RADAR SEMERU

LUMAJANG, RADARJEMBER.COM - Gesekan dengan Kabupaten Malang terkait tata kelola wisata Air Terjun Tumpak Sewu terbilang sudah cukup lama tak ada penyelesaian.

Kondisi itu membuat Pemkab Lumajang masih tak menemukan solusi konkret. Sehingga, lebih memilih fokus pada pengembangan sarana dan prasarana akses masuk wisata serta peningkatan sejumlah fasilitas. 

Permasalahan yang banyak dikeluhkan wisatawan Tumpak Sewu mengacu pada penarikan uang masuk sebanyak dua kali.

Saat ini pun masih saja terjadi. Padahal surat teguran yang dilontarkan kepada pihak bersangkutan sudah disampaikan sebanyak tiga kali oleh pihak pemprov.

Kepala Dinas Pariwisata Lumajang Yuli Harismawati mengatakan, meski yang melakukan penarikan merupakan oknum perseorangan, Pemkab Malang tetap bersikukuh mengklaim Tumpak Sewu sebagai hak milik bagi wilayahnya. 

"Padahal jika secara akses itu yang lebih mendukung adalah Lumajang. Sedangkan Malang ini justru kurang diminati pengujung karena masih cukup curam untuk dilewati," terangnya.

Alotnya negosiasi tata kelola wisata sebelumnya bahkan membuat Pemprov Jatim ikut menengahi konflik. 

"Jadi, ketimbang hanya fokus dengan satu permasalahan saja, kita lebih baik sambil jalan memilih untuk memperbaiki tata kelola Tumpak Sewu. Sembari tetap berupaya mencari solusi efektif," kata Yuli. 

Sebelumnya, usulan agar tata kelola Tumpak Sewu bisa dilakukan kedua wilayah sudah disampaikan. Namun, dengan beberapa pertimbangan yang juga diajukan Pemkab Lumajang sebagai syarat.

Pemkab Malang tetap enggan rembuk bersama. Padahal jika melihat dari sisi kesiapan tata kelola wisata, Lumajang lebih matang dari sisi fasilitas maupun akomodasi.

“Pengunjung yang berkunjung bahkan lebih banyak memilih untuk masuk melalui jalur Lumajang,” tambahnya. 

Pembenahan yang ada saat ini di antaranya penyediaan jasa pemandu tepercaya jika berangkat melalui Kota Pisang.

“Total itu ada 100 guide yang sudah disertifikasi untuk bisa memandu para wisatawan,” pungkas Yuli. (has/c2/fid)

Editor : Alvioniza
#tumpak sewu #air terjun #Wisata #Lumajang