Percepatan Perekaman KTP Jelang Pemilu
RATUSAN NAPI TAK PUNYA KTP
Upaya pemkab mensukseskan pemilu serentak terus dilakukan.
Terutama urusan KTP yang masih banyak warga binaan Lapas Kelas IIB Lumajang tidak punya data tersebut. Alhasil Dukcapil Jemput bola sebelum pencobolosan dilaksanakan.
ADE APRYANIS, Radar Semeru
WARGA Binaan Lapas kela II B Lumajang masih banyak yang tidak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Dari total 816 jiwa penghuni lapas baru 94 yang mempunyai KTP.
Ini membuat, Dukcapil Lumajang terus bergerak mempercepat perekaman agar mereka bisa melakukan pencoblosan jelang Pemilu.
Rinciannya ada 547 jiwa penduduk Lumajang di lapas tersebut. 76 punya KTP dan 471 tidak mempunyai KTP. Sedangakn penduduk luar Lumajang mencapak 269 jiwa.
Hanya 18 jiwa yang mempunyai KTP, 251 jiwa nihil. Terpaksa mereka harus menunggu layanan dari dukcapil mendapatkan perekaman. Dan itu baru terlaksana pada Jum’at (9/02) kemarin.
Melalui Jebol Anduk, petugas mendatangi kantor lapas. Secara bergantian warga binaan mendapat layanan tersebut.
Hanya saja, warga binaan luar daerah juga terfasilitasi dengan keterangan yang memuat identitas.
“Untuk luar daerah mereka hanya diberi surat keterangan yang memuat indetitas, alamat, dan foto yang bersangkutan,” ucap Kepala Dinas Dukcapil Lumajang Agus Warsito Utomo.
Namun, perekaman terus dilakukan setelah mereka dipastikan sudah pernah melakukan perekaman biometrik.
Sedangkan sebelumnya, menurut Kasubsi Registrasi dan Binkemas Lapas II B Lumajang, Endra Suwartono, data penentuan DPT diawal sudah ada berdasarkan data NIK dan KK. Dan jelang pemilu syarat ke TPS diwajibkan membawa KTP-el.
Ini membuat pihanya sempat kebingungan.
“Sempat bingung karena tiba-tiba ada syarat membawa KTP saat pencoblosan. Setelah komunikasi dengan Dukcapil beruntung ada perekaman di Lapas. Sehingga warga binaan bisa menggunakan hak suaranya,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Radar Digital