Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kecelakaan Maut, Minibus vs Truk di Jatiroto, Lima Penumpang Alami Luka Berat

Radar Digital • Rabu, 27 Desember 2023 | 22:20 WIB

 

TERPENTAL: Kondisi minibus yang bagian depannya hancur. Sementara, truk boks terbalik dengan setengah bagiannya masuk ke sungai.
TERPENTAL: Kondisi minibus yang bagian depannya hancur. Sementara, truk boks terbalik dengan setengah bagiannya masuk ke sungai.

JATIROTO, Radar Semeru - Akibat sopir kelelahan dan mengantuk, insiden kecelakaan kembali terjadi di Lumajang, kemarin (25/12). Tabrakan hebat antara kendaraan minibus dan truk boks di tikungan Jalan Raya Jatiroto itu membuat lima korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Tabrakan itu membuat minibus terpental hingga ke pinggir jalan dan mengalami kerusakan sangat parah. Sedangkan truk boks dengan nopol P 8392 VE harus terpental dan setengah bagiannya masuk ke dalam sungai yang berada tepat di pinggir jalan raya tersebut.

Kecelakaan bermula saat rombongan minibus yang dikemudikan Guntur Anggono, 39, warga Karang Pilang, Kota Surabaya, bersama lima anggota keluarganya melaju dari arah Surabaya menuju Jember. Ketika kendaraan memasuki jalan menikung, posisinya diketahui terlalu berada di sebelah kanan hingga melewati marka jalan. Kemudian, di saat bersamaan truk boks yang dikemudikan Edi Suprapto, 46, warga Tulungagung melaju dari arah berlawanan. Akibat berpapasan di jalan menikung, benturan kedua kendaraan tidak dapat dihindari.

Kondisi itu disampaikan saksi mata laka, Feri. Saking kerasnya benturan bahkan membuat kedua kendaraan terpental hingga ke bibir jalan. "Akibatnya, lima penumpang minibus harus dilarikan ke Rumah Sakit IHC Jatiroto untuk mendapatkan perawatan medis," terangnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Lumajang Ipda Didit Ardiana menerangkan, kejadian itu diduga disebabkan sang sopir minibus kurang waspada akibat kelelahan dan mengantuk. Sehingga berjalan serong terlalu memakan marka jalan. "Jadi, sopir minibus yang dari Surabaya ini mengantuk dan kelelahan," terangnya. (has/c2/fid)

 

 

Editor : Radar Digital
#kecelakaan maut #Lumajang