Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Wisatawan Air Terjun Kapas Biru Lumajang Terpaksa Dievakuasi akibat Cedera

Radar Digital • Jumat, 17 November 2023 | 02:00 WIB

 

BOBOT GEDE: Kondisi Gesang yang mengalami cedera dan membutuhkan evakuasi petugas gabungan.
BOBOT GEDE: Kondisi Gesang yang mengalami cedera dan membutuhkan evakuasi petugas gabungan.

JOGOTRUNAN, Radar Semeru - Akibat mengalami cedera saat berwisata di Air Terjun Kapas Biru, Pronojiwo, Lumajang, Gesang, 19, wisatawan asal Dusun/Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, harus mendapat pertolongan evakuasi pada Senin (13/11) lalu. Tubuh korban yang cukup gemuk sempat menjadi kendala saat proses evakuasi. Korban diketahui mengalami cedera pada kaki ketika hendak kembali dari air terjun bersama empat teman rombongannya. Kondisi medan yang cukup curam dan licin diduga menjadi pemicu korban cedera.

 

Postur tubuh korban yang besar ditambah medan yang cukup curam membuat petugas gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, TNI, Polri, dan relawan cukup kewalahan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu untuk bisa beranjak naik dari tempat kejadian.

 

Evakuasi korban membutuhkan waktu beberapa jam baru bisa dilakukan, sehingga berjalan cukup dramatis. "Medan cukup curam karena titik lokasi korban berada di bawah. Postur korban juga agak gemuk dan fisiknya tidak kuat,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang Yudhi Cahyono, kemarin (14/11).

 

Berdasarkan pengakuan kelima rombongan, termasuk Gesang, saat berkunjung ke-wisata mereka turun dengan inisiatif sendiri, dan tanpa menggunakan jasa guide. Laporan untuk dilakukan evakuasi juga dilakukan langsung oleh rombongan tersebut kepada Pusdalops BPBD.

 

Akibat insiden itu, korban harus dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat penanganan. Tentunya juga menjadi pelajaran yang harus dipertimbangkan pihak pengelola wisata. Pasalnya, postur dan kekuatan fisik pengunjung menjadi kunci agar dapat berwisata. Harus ada pembatasan tertentu terhadap bobot tubuh pengunjung. Terlebih, medan untuk kembali dari titik air terjun membutuhkan fisik yang cukup kuat. (has/c2/fid)

Editor : Radar Digital
#Evakuasi #wisata lumajang