RADARJEMBER.ID – Para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menghadirkan beragam produk dan karya menarik dalam acara Pop-Up Market II (11/11).
Acara ini diselenggarakan di Cafe OGUT Lumajang melalui kolaborasi antara beberapa entitas seperti OGUT, Warung Kitsch, Sinar Timur, Moving Brush, Bibil A.W Tatto, Nads Nail Art, Waninongki, dan Hellotung.
Ketua panitia penyelenggara, Waskito, menyatakan bahwa tujuan dari Pop-Up Market adalah untuk mempromosikan karya dan kreativitas yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM di Lumajang. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui beragam UMKM yang ada di Lumajang.
Waskito juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dan memaksimalkan potensi UMKM yang dimiliki oleh generasi muda di Lumajang. Menurutnya, meskipun potensinya besar, namun wadah untuk mengeskpresikan kreativitas masih kurang. Oleh karena itu, Pop-Up Market diinisiasi sebagai upaya untuk memberikan platform bagi para pelaku UMKM, khususnya genarasi muda di Kota Pisang ini.
Waskito berharap bahwa acara ini dapat memotivasi para pelaku UMKM, terutama anak-anak muda untuk terus berkarya dan mengembangkan potensinya. “Harapannya, adanya kegiatan seperti ini bisa memicu anak-anak muda untuk berkarya,” ucapnya.
Adapun produk dan karya yang dipamerkan dalam acara ini melibatkan berbagai sektor seperti makanan (eats), kopi (coffee), live mural, thrift, tattoo artist, plan (bunga hias), nail art local goods dan movement.
Wakaito menambahkan bahwa beberapa stand seperti Warung Kitsch menawarkan makanan kitsch, Sinartimur.id yang menjual tanaman hias, Moving Brush menyajikan live mural, Bibil A.W. Tatto sebagai seniman tato, dan nail art oleh Nads. Selain itu, ada Waninongki sebagai mitra media dan mediator UMKM, serta Hellotung yang fokus pada penjualan thrift. (mm6/bud)
Editor : Radar Digital