RADARJEMBER.ID – Festival rujak otek diselenggarakan di Lapangan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Minggu (27/8/2023).
Festival Rujak Otek diselenggarakan masyarakat setempat untuk melestarikan kearifan lokal yang ada di daerahnya masing-masing agar kebudayaan tersebut tidak menghilang dan punah. Salah satu kearifan lokal Desa Sumberwuluh adalah rujak otek.
Festival ini diramaikan oleh puluhan warga yang kesehariannya menjual rujak otek. Sebanyak 1.500 porsi rujak otek dibagikan secara cuma-cuma ke para pengunjung yang mendatangi festival rujak otek.
Kepala Desa Sumberwuluh, Sulhan mengatakan, bahwa Festival rujak Otek adalah agenda rutin yang diadakan setiap tahunnya oleh Pemerintah dan masyarakat Desa Sumberwuluh. Namun, festival ini sempat tidak diselenggarakan selama beberapa tahun ke belakang karena terhalang oleh wabah COVID-19.
Selain itu, festival ini diadakan juga untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Tak hanya warga lokal yang meramaikan Festival Rujak Otek, namun banyak juga wisatawan mancanegara yang hadir untuk menikmati rasa rujak otek dan pagelaran seni yang diadakan di festival ini.
Rujak otek memiliki ciri khas jika dibandingkan dengan rujak lainnya. Rujak tersebut menggunakan petis merah Madura dan pepaya muda yang dirajang lalu dikukus. Kedua bahan tersebut membuat rujak otek memiliki keunikan.
Cara membuat rujak otek juga mudah, pertama masukkan garam, petis merah Madura, gula merah, garam, cabe sesuai selera, dan pisang kluthuk muda. Kemudian ulek semua bahan tersebut hingga halus. Lalu, tambahkan sayuran tauge, kacang panjang, lontong, serta pepaya muda yang telah dirajang dan dikukus. (mm2/bud)
Editor : Radar Digital