LUMAJANG, RADARJEMBER.ID - Bersantai diakhir pekan menjadi sesuatu yang dinantikan banyak kalangan masyarakat. Tempat yang dipilih menentukan kenyamanan penikmatnya, Jembatan Pandanwangi yang kerap diminati banyak pengunjung salah satunya. Hal ini tentu selain sebagai pelepas penat dan stres, menjadi aktivitas rutin ala-ala anak muda.
Selain jangkauannya yang mudah tanpa biaya menjadikannya banyak diminati pengendara yang sekedar lalu. Nuansa alam persawahan dan hembusan angin sepoi-sepoi menjadikan penikmatnya betah singgah berlama-lama. Banyaknya lesehan pedagang kaki lima (PKL) menambah kenyamanan untuk bersantai.
Salah satu pengunjung, Arul Gunawan mengatakan, dirinya hanya sekedar lewat karena sedang dalam perjalanan menuju Jember. Padatnya lalu lintas jalan utama membuatnya lebih memilih jalur Geladak Pandanwangi yang sepi. "Sekalian berhenti santai sejenak nikmatin pemandangan dan udara segar," paparnya.
Dia juga mengatakan banyaknya pedagang yang menyediakan lesehan tempat duduk menjadi tempat nongkrong yang cocok untuk bersantai diakhir pekan.
"Namanya juga anak muda bercengkrama bersama teman sudah jadi kebiasaan, tetap nyantai sebentar walaupun sedang dalam perjalanan," ujarnya.
Selain itu salah satu PKL, Siti Musriha mengatakan, setiap harinya seperti sudah hal yang rutin dilakukan. Orang yang sekedar lalu pasti singgah untuk bersantai menikmati suasana disekitar jembatan. "Tidak memandang umur, disini sering ramai jadi tempat singgah pengendara yang lewat," kata dia.
Tidak hanya anak muda yang menjalin asmara, banyak juga pengunjung yang singgah untuk liburan bersama keluarganya.
"Bukan saja diminati anak muda, kalangan yang sudah berumur juga banyak yang singgah, setiap harinya selalu ada orang bersantai menikmati alam sekitar," ungkapnya.
Dia juga mengatakan, orang yang singgah disini ibaratnya nongkrong ala-ala anak muda mau tua atau muda. Yang hobi nongkrong bisa keliatan, kadang duduk ngobrol betah sampai berjam jam.
"Kebanyakan sih yang nyantai disekitar jembatan pengendara sekedar singgah, jadi gabisa dibedain warga sekitar sama orang luar tujuannya sama semua," pungkasnya. (mg1/bud)
Editor : Maulana Ijal