Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Warga Ranu Bedali Bisa Gandakan Uang

Safitri • Selasa, 16 Mei 2023 | 22:31 WIB
DIAMANKAN: Seorang kakek asal Ranuyoso diamankan Polsek Kota Lumajang setelah tepergok menipu bisa menggandakan uang, di salah satu warung Pasar Baru Tompokersan.
DIAMANKAN: Seorang kakek asal Ranuyoso diamankan Polsek Kota Lumajang setelah tepergok menipu bisa menggandakan uang, di salah satu warung Pasar Baru Tompokersan.
TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Dalih menipu masih banyak dilakukan. Salah satunya dengan mengaku bisa menggandakan uang. Seperti yang dilakukan oleh Slamet, warga Desa Ranu Bedali, Kecamatan Ranuyoso. Namun, aksinya kali ini tak berjalan mulus. Bukannya mendapat uang hasil menipu, Slamet justru jadi bulan-bulanan warga.

BACA JUGA : Akan Ada Mapel Baca Tulis Alquran

Aksi penipuan itu tepergok oleh korban dan warga lainnya. Peristiwa itu bermula ketika Slamet makan di sebuah warung nasi milik Atma di Pasar Baru Tompokersan, Minggu (14/3). Sembari makan, Slamet menawarkan diri kepada pemilik warung yang juga korban bahwa dirinya bisa menggandakan uang. Pelaku berusaha meyakinkan korban agar memberikan uang untuk dilipatgandakan.

Merasa penasaran dengan tawaran pelaku, akhirnya Atma luluh. Dirinya mencoba memberikan uang sebesar Rp 500 ribu untuk digandakan menjadi Rp 50 juta. “Saya awalnya tidak percaya. Tapi, karena penasaran juga, saya coba beri uang Rp 500 ribu yang katanya bisa jadi Rp 50 juta,” ungkapnya.

Atma merasa, saat memberikan uang itu, dirinya seperti dihipnotis. “Kayak dia punya ilmu. Tiba-tiba manut memberikan uang,” katanya. Setelah uang diberikan, pelaku mengganti uang korban dengan uang mainan. Namun, tidak secara langsung. Melainkan uang itu dibungkus dalam kain, lalu diberikan kepada korban.

Korban juga diwanti-wanti agar tidak membuka segepok uang yang terbungkus kain tersebut sebelum dua hari. Akan tetapi, karena merasa curiga, dirinya membuka kain tersebut. Ternyata uang asli miliknya itu sudah diganti pelaku dengan uang mainan pecahan seratus ribu bergambar Superman.

Merasa ditipu, korban yang saat itu bersama anaknya langsung mendatangi pelaku. Tidak terima dengan aksi itu, anak korban bersama warga lain menghajar pelaku hingga babak belur. “Inginnya diselesaikan secara kekeluargaan, tapi tidak bisa. Uang yang saya setor akhirnya sudah dikembalikan, pelaku juga sudah dibawa ke kantor polisi,” tambahnya.

Sementara itu, menurut catatan kepolisian, kakek bernama Slamet itu ternyata seorang residivis. Pernah tertangkap di beberapa tempat dan keluar masuk penjara. Kasusnya serupa, penipuan berkedok penggandaan uang.

“Pelaku diamankan ke Polsek Kota. Sudah kami bawa ke polres untuk dilakukan pendalaman terkait kasus ini,” jelas Kabag Ops Polres Lumajang AKP Jauhar Ma’arif. (kin/c2/fid) Editor : Safitri
#Lumajang