Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tragis! Nenek di Lumajang Tewas Terpanggang di Rumahnya

Radar Digital • Kamis, 11 Mei 2023 | 16:14 WIB
TERPANGGANG: Petugas mengevakuasi Katinah, nenek yang meninggal dunia bersamaan dengan api yang melalap rumahnya di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursasi, Lumajang, Rabu (10/5). (Cahyo untuk Rame)
TERPANGGANG: Petugas mengevakuasi Katinah, nenek yang meninggal dunia bersamaan dengan api yang melalap rumahnya di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursasi, Lumajang, Rabu (10/5). (Cahyo untuk Rame)
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Seorang nenek di Lumajang meregang nyawa saat kebakaran hebat terjadi, Rabu (10/5). Katinah, 58, warga Dusun Tamansari RT 02 RW 06, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari ini tewas terpanggang bersama rumahnya yang dilalap si jago merah.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 08.00. Saat itu, seorang tetangga melihat kepulan asap di atas atap rumah Paiman, 60, suami korban. Bertepatan dengan itu, ternyata Paiman tidak ada di rumahnya. Ia sedang bekerja di kebun.

BACA JUGA: Diduga Terpeleset, Turis Malaysia Meninggal di Wisata Tumpak Sewu Lumajang

Melihat kepulan asap semakin banyak disertai api, tetangga meminta tolong ke yang lain. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api cepat merembet dan membesar. Api menghanguskan rumah tersebut.

Meski demikian, warga dibantu Babinsa dan perangkat desa memadamkan sisa api yang masih menyala. Tak hanya itu, selama proses pemadaman, warga juga berusaha mencari Katinah. Akan tetapi, selama pencarian Katinah tidak ditemukan.

Nahas, setelah api benar-benar padam, Katinah ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di kamar tidurnya.

“Saat kejadian tidak ada orang. Suami sedang ke kebun. Anaknya atas nama Safari sedang ke Puskesmas Tempursari. Sementara almarhumah Katinah sedang sakit struk dan istirahat di kamar,” ungkap Peni Tumitah, Kepala Desa Kaliuling, kemarin.

Kondisi itu membuat korban kesulitan untuk jalan dengan normal. Lebih lanjut, pertolongan maupun penyelamatan itu tidak bisa segera dilakukan. Sebab, rumah yang ditinggalinya jauh dari tetangga.

Peni menjelaskan, dugaan sementara kebakaran ini disebabkan korsleting listrik. Cukup banyaknya benda yang mudah terbakar membuat api cepat membesar hingga membakar rumah berukuran 6x15 meter tersebut. Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta. (*)

Reporter: Muhammad Sidkin Ali

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital
#Headline #Kebakaran