BACA JUGA : Korban Tabrak Gerbong Logawa, Di Lintasan Sudah Ada Relawan
Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang itu berada di kawasan Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Sejak jembatan putus akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Desember 2021 lalu, masyarakat yang melintas terpaksa harus memutar rute yang lebih jauh.
Akan tetapi, hal itu tidak akan berlangsung lama. Sebab, beberapa hari terakhir proses perbaikan itu kian memperlihatkan penyelesaian. “Dari laporan yang kami terima, proses jembatan sudah tahap pembersihan dan perapian beberapa material,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Lumajang Agus Siswanto.
Agus menjelaskan, setelah jembatan rampung, peresmian juga akan dilakukan. Hal itu masih menunggu perbaikan jalan yang ambruk beberapa waktu lalu di sekitar jembatan. Tepatnya di KM 59 Piket Nol.
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut, percepatan pembangunan jembatan sudah dilakukan maksimal. Sejumlah kendala memang sempat dihadapi. Namun, hal itu kini sudah terlalui.
Pihaknya memperkirakan jembatan penghubung dua kabupaten di kawasan selatan Jatim itu selesai akhir Maret. Sehingga masyarakat bisa melintas dan memanfaatkan akses jembatan itu sesudahnya. “Akhir bulan Maret, insyaallah sudah selesai. Nanti masyarakat yang mau mudik atau silaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri sudah bisa lewat Jembatan Perak ini,” pungkasnya. (kin/c2/fid) Editor : Safitri