Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Wacana Penggunaan Baju Adat bagi Siswa di Lumajang

Safitri • Rabu, 26 Oktober 2022 | 21:11 WIB
TEKUN: Siswa pada salah satu sekolah di Lumajang sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya. Dengan menggunakan seragam sekolah seperti hari biasanya.
TEKUN: Siswa pada salah satu sekolah di Lumajang sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya. Dengan menggunakan seragam sekolah seperti hari biasanya.
JOGOYUDAN, Radar Semeru - Ketentuan menggunakan baju adat bagi siswa di sekolah masih dalam tahap pengkajian oleh Pemkab Lumajang. Sebab pertimbangannya cukup banyak. Belum lagi sosialisasi kepada pihak sekolah dan juga wali murid. Meski demikian hal ini tidak mengurangi rencana penerapan seragam sekolah. Kemungkinannya baju adat bakal diterapkan sebulan sekali.

BACA JUGA : Tumpukan Sampah di Jalan Menuju TPA Taman Krocok

Kebijakan yang dibuat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang tertuang dalam Permendikbud Ristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang pakaian seragam sekolah jenjang pendidikan dasar dan sekolah menengah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Lumajang H Agus Salim, sejauh ini kebijakan tersebut masih dikaji oleh pemangku kebijakan. Pihaknya tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Tentu perlu persiapan yang matang. Sebab tidak hanya Pemkab Lumajang, wali murid juga bakal terlibat. “Kita terus koordinasi dengan pemangku kebijakan. Namun kita perlu kesiapan yang benar-benar matang. Dan kita masih melakukan kajian,” ucapnya.

Meskipun demikian, jika nantinya baju adat akan diterapkan pada siswa, maka tidak akan mengurangi pakaian wajib yang biasa mereka gunakan. Karena seragam menjadi identitas setiap sekolah. Ada kemungkinan jika baju adat bakal digunakan satu bulan sekali. “Kalau setiap pekan sepertinya tidak, opsinya bisa satu bulan sekali. Bisa jadi mereka juga bebas menggunakan baju adat. Boleh khas Lumajang, maupun Tengger.  Apalagi setiap sekolah punya seragam almamater masing-masing, kecuali seragam di hari-hari tertentu yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (dea/c1/fid) Editor : Safitri
#Lumajang