Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bumil Tidak Dianjurkan Minum Jamu, Dampaknya Mengganggu Pernapasan Janin

Safitri • Jumat, 7 Oktober 2022 | 21:49 WIB
DITUANGKAN: Seorang pedagang jamu menuangkan ramuan herbal untuk dikonsumsi karena dipercaya memiliki segudang manfaat untuk imunitas tubuh.
DITUANGKAN: Seorang pedagang jamu menuangkan ramuan herbal untuk dikonsumsi karena dipercaya memiliki segudang manfaat untuk imunitas tubuh.
TOMPOKERSAN, Radar Semeru - Jamu tradisional bagi sebagian orang terkenal memiliki beragam manfaat.  alah satunya menjaga daya tahan tubuh. Namun, hal itu rupanya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil (bumil). Sebab, beberapa kandungan dalam jamu ternyata memberi dampak negatif. Salah satunya membuat air ketuban menjadi keruh, sehingga saat bayi terlahir, maka akan susah untuk bernapas.

BACA JUGA : Belum Semua Sekolah Terapkan Merdeka Belajar

Sebagai minuman berkhasiat yang sudah ada sejak lama, jamu dipercaya mampu menyehatkan tubuh. Meski pada umumnya jamu berasal dari campuran bahan-bahan herbal seperti jahe, kunyit, kencur, dan masih banyak lainnya.

Berbagai jenis jamu sebaiknya tidak dikonsumsi terlebih dahulu selama masa kehamilan. Sebab, kandungan di dalamnya bisa membahayakan janin.

Namun, beberapa orang terdahulu ada yang menduga jika manfaatnya sangat baik untuk tumbuh kembang janin. Seperti Punimen, warga Desa Gasri, Pasrujambe, yang sempat hidup di zaman kuno, mengaku jika bayi bisa terlahir bersih dengan banyak mengonsumsi jamu. “Kalau orang dulu waktu hamil harus minum jamu. Dari awal hamil sampai setelah melahirkan. Biar nanti bayinya saat keluar bisa bersih,” ucapnya.

Sampai saat ini masih ada beberapa dari mereka yang percaya dengan ramuan tersebut. Mereka enggan meninggalkan kebiasaan itu karena sudah menjadi kepercayaan. Menurut Ivvo, salah satu bidan, masa kehamilan harus diperhatikan betul.

Apalagi beberapa ramuan herbal tidak dikonsumsi selama kehamilan. Sebab, kandungan di dalamnya bisa berdampak pada janin. “Selama hamil tidak dianjurkan minum jamu. Karena kandungannya bisa membuat air ketuban keruh dan berbahaya pada janin. Baiknya konsumsi air putih saja,” pungkasnya. (dea/c2/fid) Editor : Safitri
#Hamil #jamu #Lumajang