Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Meski Lapas Lumajang Overload, Bupati Sebut Masih Layak Huni

Safitri • Senin, 22 Agustus 2022 | 22:31 WIB
PERLU SOLUSI: Bangunan Lapas IIB Lumajang ini sudah overload kapasitas warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan  tahanan. Sebab, satu kamar bisa dihuni puluhan orang.
PERLU SOLUSI: Bangunan Lapas IIB Lumajang ini sudah overload kapasitas warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan  tahanan. Sebab, satu kamar bisa dihuni puluhan orang.
JOGOYUDAN, Radar Semeru – Kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Lumajang kini makin sesak. Sebab, dari kapasitas tampung 249 warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lapas Lumajang saat ini dihuni 717 WBP. Tentu, kondisi ini menjadikan lapas yang berada di Jalan Alun-Alun Timur Nomor 5 Jogotrunan Lumajang overload.

BACA JUGA : Judi Online Bisa Dipidanakan, Polres Sumbawa Tangkap Para Pelaku

Meski setelah peringatan HUT RI ke-77, lima WBP dinyatakan bebas, pengurangan ini tidak banyak mengubah kondisi lapas. Sebab, jumlah WBP maupun tahanan lapas tetap melebihi batas. Hal ini menyebabkan ruangan tahanan atau kamar terasa sesak.

Satu kamar WBP bisa terisi puluhan orang. Informasi yang berhasil dihimpun, satu kamar kecil bisa dihuni 20 orang. Sementara kamar yang lebih besar diisi hingga 54 orang. Praktis kondisi ini menyebabkan mereka harus tidur berdempetan karena sempitnya ruangan.

Kasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas IIB Lumajang Faudi Anwar Soeharto mengakui kondisi lapas sudah overload. Oleh karena itu, dia berharap ada renovasi lapas. Sehingga WBP merasa nyaman saat beraktivitas di dalam ruangan. “Kondisi lapas kami sekarang sudah overload. Harapannya ada pembangunan agar napi tidak lagi tidur berdempetan di sel yang ada sekarang,” katanya.

Faudi menjelaskan, renovasi ini menjadi pemecah masalah overload kapasitas. Sebab, lapas ini seringkali menerima WBP maupun tahanan baru dari luar kota. Jika kondisi ini terus menerus terjadi, proses pembinaan bagi WBP bisa terganggu.

Sementara itu Bupati Lumajang Thoriqul Haq menerangkan, overload kapasitas ini memang masalah yang sering terjadi di hampir semua lapas di seluruh daerah. Saat ini, pihaknya masih belum bisa merenovasi lapas. Namun, ke depan, kondisi ini akan diusulkan dalam rencana pembangunan daerah.

“Benar bahwa tempatnya overload. Tapi ini masih layak untuk dihuni dan tetap masih manusiawi. Saya kira tidak hanya di Lumajang, banyak tempat juga kelebihan kapasitas,” pungkasnya.(kin/fid) Editor : Safitri
#lapas #Lumajang