Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pamit Memancing, Ditemukan Meninggal Tenggelam di Ranu Pakis

Safitri • Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:27 WIB
MENINGGAL: Salah satu warga Desa Kudus, Kecamatan Klakah, ditemukan meninggal dunia tenggelam di Ranu Pakis saat memancing ikan.
MENINGGAL: Salah satu warga Desa Kudus, Kecamatan Klakah, ditemukan meninggal dunia tenggelam di Ranu Pakis saat memancing ikan.
RANU PAKIS, Radar Semeru – Tidak ada yang menyangka pamitnya pergi memancing di Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, menjadi perpisahan terakhir bagi Jumana, warga Desa Kudus, Kecamatan Klakah, dengan keluarganya. Sebab, lelaki berusia 42 tahun itu ditemukan tenggelam dan meninggal dunia, Rabu (03/08) sore.

BACA JUGA : Kesaksian Korban Pembakaran di Silo Jember, Mereka Sempat Diancaman

Mulanya, kejadian itu diketahui oleh salah satu warga pemilik karamba di Ranu Pakis. Ada sesosok jenazah dalam kondisi telungkup. Setelah didekati, ternyata salah warga tetangga desa. Ranu Pakis ini memang bukan hanya sebagai lokasi wisata. Warga setempat sering memancing ikan di tempat itu.

Suhud, salah seorang warga setempat, mengatakan, diduga korban meninggal dunia karena terpeleset ke danau. Sebab, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tenda kekerasan. Bahkan, di sekitar lokasi korban ditemukan itu juga tidak terdapat perahu maupun getek yang biasanya digunakan untuk mencari ikan.

“Kadang orang kalau tidak pakai perahu ya ada di tepi-tepi danau. Awalnya kami mengira itu ada ikan sedang berkumpul di tengah danau. Tetapi setelah didekati ternyata jenazah yang sudah mengambang. Kelihatannya kejadiannya tidak lama dari ditemukan oleh warga,” katanya.

Setelah kabar terdapat sesosok jenazah mengambang itu beredar, pihak keluarga langsung mendatangi lokasi. Ternyata benar, korban itu adalah keluarganya. Karena tidak ada petugas kepolisian di tempat, warga yang membantu untuk melakukan evakuasi itu langsung menyerahkan kepada pihak keluarga.

“Kelihatannya ini dia maksa untuk turun ke danau, karena memang orang yang mancing di sini ada yang nyemplung. Di danau ini juga tidak ada pembatas. Jadi, kemungkinan besar dia terpeleset. Dari pihak keluarga langsung meminta dibawa ke rumahnya. Jadi, kami ya langsung,” pungkasnya. (son/c2/fid) Editor : Safitri
#Lumajang