BACA JUGA : Kesaksian Korban Pembakaran di Silo Jember, Mereka Sempat Diancaman
Mulanya, kejadian itu diketahui oleh salah satu warga pemilik karamba di Ranu Pakis. Ada sesosok jenazah dalam kondisi telungkup. Setelah didekati, ternyata salah warga tetangga desa. Ranu Pakis ini memang bukan hanya sebagai lokasi wisata. Warga setempat sering memancing ikan di tempat itu.
Suhud, salah seorang warga setempat, mengatakan, diduga korban meninggal dunia karena terpeleset ke danau. Sebab, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tenda kekerasan. Bahkan, di sekitar lokasi korban ditemukan itu juga tidak terdapat perahu maupun getek yang biasanya digunakan untuk mencari ikan.
“Kadang orang kalau tidak pakai perahu ya ada di tepi-tepi danau. Awalnya kami mengira itu ada ikan sedang berkumpul di tengah danau. Tetapi setelah didekati ternyata jenazah yang sudah mengambang. Kelihatannya kejadiannya tidak lama dari ditemukan oleh warga,” katanya.
Setelah kabar terdapat sesosok jenazah mengambang itu beredar, pihak keluarga langsung mendatangi lokasi. Ternyata benar, korban itu adalah keluarganya. Karena tidak ada petugas kepolisian di tempat, warga yang membantu untuk melakukan evakuasi itu langsung menyerahkan kepada pihak keluarga.
“Kelihatannya ini dia maksa untuk turun ke danau, karena memang orang yang mancing di sini ada yang nyemplung. Di danau ini juga tidak ada pembatas. Jadi, kemungkinan besar dia terpeleset. Dari pihak keluarga langsung meminta dibawa ke rumahnya. Jadi, kami ya langsung,” pungkasnya. (son/c2/fid) Editor : Safitri