Pagi kemarin, beberapa orang tampak berpenampilan nyentrik berjalan dari arah pendopo Arya Wiraraja Lumajang menuju kantor Pemkab. Mereka mengenakan pakain modern dengan beberapa aksesoris yang menyilaukan mata.
Mulai dari kalung, cincin sampai gelang hingga kacamata bulat mengundang perhatian warga lainnya. Disusul kelompok lansia juga tak mau ketinggalan. Mereka juga mengenakan pakaian adat Jawa lengkap dengan blangkon dan sepeda kuno.
BACA JUGA: Indahnya Ranu Regulo, Disambut Kabut, Dipeluk Lembut
Zebra cross depan kantor Pemkab Lumajang jadi jujugannya. Mereka mulai berjalan layaknya model di zebra cross yang digunakannya sebagai Catwalk dadakan. Hingga membuat beberapa orang harus terhenti, melihat tampilan nyentrik dan kuno mereka. Bahkan seorang ibu-ibu juga tak sungkan ikut bergabung.
Menurut Agus Haryanto inisator kegiatan tersebut terinpirasi dari gelaran Citayam Fashion Week di Jakarta. Trend tersebut dimanfaatkan kalangan muda kreatif untuk mengenalkan potensi masing-masing kota. “Sekarang sudah banyak kota-kota besar juga yang ikut trend ini. Ini merupakan kegiatan positif, mereka bisa bebas berkespres,” ucapnya.
Meski baru dimulai, trend ini sudah memantik sebagian orang, salah satunya komunitas sepeda kuno. “Trend ini dapat diikuti semua kalangan, bagi kami yang sudah berusia lanjut juga sangat senang. Dan sangat mengapresiasi kreativitas anak muda, makanya kami juga ikut meramaikan,” pungkas Supar. (*)
Reporter: Ade Apryanis
Foto: Ade Apryanis
Editor: Hafid Asnan Editor : Maulana Ijal