Meski CCTV sudah terpasang, ancaman kejahatan masih terjadi. Seperti yang menimpa Fitri, warga Desa Labruk Kidul, Sumbersuko, kemarin pagi. Sepeda motor jenis matik Honda Scoopy miliknya hilang digondol maling. Padahal, sepeda tersebut tidak sampai sepuluh menit diparkir di depan pagar. Kejadian tersebut terekam CCTV milik desa setempat.
“Awalnya, ibunya dari arah utara pulang belanja, terus belok ke rumah. Sepedanya diparkir dengan kunci setir ke kiri. Lalu, masuk ke rumah untuk memberikan pesanan ikan ke adiknya. Kalau dari CCTV desa yang ada di perempatan jalan, pelakunya dua orang,” ungkap Fadil, warga setempat.
Dia menjelaskan, pelaku juga menggunakan sepeda motor matik dari arah utara. Dalam rekaman CCTV, terlihat motor yang dikendarai pelaku mengarah ke selatan, lalu kembali ke lokasi kejadian. Setelah melihat kondisinya aman dari kecurigaan, pelaku yang dibonceng segera mengeluarkan kunci. Dalam hitungan detik, sepeda bisa dibobol dan dibawa ke arah utara.
“Saat kejadian memang saya tidak ada di rumah. Saya justru tahu korban kehilangan motor saat ditanya ibu korban. Saya jawab saja tidak tahu. Lalu, saya memintanya untuk memeriksa dari CCTV toko sebelah dan CCTV desa. Mereka langsung memeriksa keduanya. Tetapi, yang terlihat jelas hanya CCTV dari desa. Setelah itu, mereka langsung lapor ke Polsek Sumbersuko,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, ibu korban sering memarkir di depan pagar. Namun, kemarin, kondisi motor tidak dikunci dua kali. Sehingga pelaku dengan mudah membobol kunci tersebut. Dari CCTV juga terlihat, pelaku sudah lihai beraksi. Bahkan, sepeda motor pelaku tidak dilengkapi nopol.
Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Safitri