Kemarin siang, akun ZaLiemz Riezkie mengunggah foto kondisi jalur tambang yang sesak dipenuhi truk pasir. Pada gambar itu tampak truk sedang mengantre keluar dari lokasi pertambangan. Namun, mereka harus terjebak macet sehingga pengiriman pasir terancam molor.
“Pak Bupati, mohon segera dirampungkan masalah ini. Kami para sopir merasa menjadi korban #morodari macet,” tulisnya di salah satu grup Facebook Lumajang.
Namun, akun yang mengaku menjadi korban itu justru dapat komentar dari akun yang menjadi korban sesungguhnya. “KORBAN OPO MANE..??? Masio aq yo KORBAN, dalan ngarep e umaku rusak kabeh...!!!” komentar akun Tonkky Art.
Sementara, akun Donialha Ondhe Ondhe justru menilai berbeda. Menurutnya, supaya tidak banyak yang mengaku sebagai korban, seharusnya setiap jalan dijaga aparat. “Yang salah itu aparat, kenapa mereka yang membawa beban melebihi tonase dibiarkan, akhirnya jalannya tambah parah,” tandasnya.
Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Safitri