Dugaan jembatan terpanjang bisa menjadi jujukan wisata benar terbukti. Setelah wabup melakukan tasyakuran di lokasi itu, warga yang tahu akhirnya penasaran untuk melihat langsung. Namun, saat ini PPKM masih diperpanjang, segala sesuatu yang mengundang kerumunan dilarang.
“Sing ate dolan ndelok jembatan anyar ditunda sek yo, ben gak tiwas runu,” tulis akun Facebook Mamae Velly di grup Komunitas Wong Pasirian–Lumajang dengan mengunggah dua gambar yang menampilkan kebijakan dari desa setempat.
Akun Sricalist Sricalist ikut mengomentari unggahan tersebut. Menurutnya, kebijakan penutupan itu dinilai sangat tepat. Sebab, tidak sedikit pengunjung yang datang dikhawatirkan bakal meninggalkan sampah-sampah berserakan.
“Kapok wis gak iso nyampah di sana, wong ke sana gur andon selpi dan nyampah. Ndak ada terima kasihnya. Mandar ditutup terus untuk umum. Eman-eman tempat sik alami wes amburadul sampahe,” komentarnya.
Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer :
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Safitri