Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bocornya Pipa PDAM Sebabkan Pelebaran Jalan Mahakam Dihentikan Sementara

Safitri • Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:51 WIB
ilustrasi
ilustrasi
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelebaran Jalan Mahakam, Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, terpaksa dihentikan sementara. Tepatnya di salah satu titik pelebaran jalan barat jembatan. Sebab, ada saluran pipa yang bocor membuat galian jalan dipenuhi dengan air.

Kebocoran pipa air terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, salah satu alat berat jenis ekskavator tidak sengaja mengenai saluran pipa saat menggali tanah. Alhasil, benturan itu menyebabkan pipa bocor. Tak berselang lama, air mengalir dengan skala kecil.

Irene, warga setempat, mengungkapkan, bocornya pipa sangat kecil. Namun, ada salah satu anak melempar pipa dengan batu. Lemparan tersebut tepat mengenai titik bocornya pipa. Akibatnya, air mengucur dengan deras. “Ada anak laki-laki kecil yang iseng lempar batu. Terus kena lubangnya. Jadi, langsung mancur airnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, derasnya air membuat galian dengan cepat dipenuhi air. Dalam waktu singkat, kawasan tersebut banjir. Warga sekitar segera membuat aliran air. Jika tidak, air akan meluber ke jalan dan halaman rumah warga.

“Jadi, dibuat aliran ke got yang ada di samping jalan. Kalau dibiarkan malah banjir sampai rumah-rumah. Harapannya, pipa yang rusak bisa segera diperbaiki. Tetapi, kami belum tahu kapan. Saat diperbaiki, air tidak bisa mengalir lancar ke rumah warga lain. Selain itu, juga akan keruh,” katanya.

Sementara itu, Lukman Hakim, Kabid Transmisi dan Distribusi PDAM Tirta Mahameru Lumajang, menjelaskan, pihaknya belum menerima laporan resmi kebocoran pipa. Namun, pihaknya akan menugaskan tim untuk melihat secara langsung kebocoran tersebut. “Memang di lokasi galian pelebaran jalan masih ada pipa. Kami masih belum tahu pipa mana yang bocor. Malam ini (kemarin, Red), kami langsung terjunkan tim,” jelasnya.

Dia menuturkan, jika kebocoran terjadi pada pipa utama, maka perbaikan tidak akan mengganggu aliran air. Namun, jika pipa pelanggan yang bocor, air tidak bisa mengalir lancar ke warga. “Kami lihat dulu pipa dengan ukuran dim berapa yang bocor. Kami juga akan lihat alatnya ada di kantor atau tidak. Jika ada, maka bisa dilakukan penanganan langsung,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Safitri
#Lumajang