Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Malah Jadi Wahana Bermain dan Berjualan

Safitri • Sabtu, 6 Februari 2021 | 18:50 WIB
SALTO: Anak-anak Desa Darungan, Yosowilangun, memanfaatkan sawah yang tergenang banjir sebagai wahana air. Tak ragu-ragu, mereka saling unjuk kebolehan dengan salto ke dalam air.
SALTO: Anak-anak Desa Darungan, Yosowilangun, memanfaatkan sawah yang tergenang banjir sebagai wahana air. Tak ragu-ragu, mereka saling unjuk kebolehan dengan salto ke dalam air.
LUMAJANG, RADARJEMBER.ID - Banyak hal yang dapat dilakukan dalam menyikapi bencana. Salah satunya tidak terlarut dalam duka dan memilih menikmatinya. Seperti yang terlihat di Desa Darungan, Yosowilangun. Anak-anak hingga orang tua mengubah bencana menjadi tempat wisata.

Wisata air dadakan, begitulah warga menyebutnya. Sebab, bencana banjir yang menggenangi kawasan tersebut menjadi tempat wisata. Anak-anak asik berenang dan bermain air bersama teman sebaya mereka. Sedangkan para orang tua memantau aktivitas anaknya. Selain itu, mereka memanfaatkan air untuk mencuci motor.

Zainul Arifin, salah satu warga Sukorejo, mengatakan, dia rela datang bersama anaknya yang masih balita. Sebab, anaknya merengek ingin melihat wisata baru tersebut. Saat di lokasi banjir, anaknya turun dari motor dan bermain air. “Anak saya ingin lihat banjir. Sekarang dia senang bisa bermain air,” katanya.

Wisata dadakan tersebut juga dimanfaatkan sejumlah penjual jajanan keliling. Mulai dari penjual cilot, sempol, sosis, hingga bakso. Hal tersebut sangat menguntungkan. Sebab, hasil berjualan di kawasan tersebut bisa dua kali lipat. “Bagi saya ini berkah, karena pendapatan melimpah,” kata Poniyah, salah satu penjual pentol.

Sementara itu, Eko Nurhadi, Kepala Desa Darungan, mengatakan bahwa musibah tersebut merugikan sekaligus menguntungkan. Bagi warga terdampak, aktivitas mereka terhalang dan sangat membutuhkan bantuan. Namun, bagi para penjual, hal tersebut menjadi keuntungan. Sebab, mereka yang datang akan membeli jajanan. “Itu jadi tambahan penghasilan penjual,” pungkasnya. Editor : Safitri