Saat pertama kali ditemukan nelayan sekitar, mamalia laut itu dalam keadaan hidup. Warga pun sempat berbondong-bondong mencoba menyelamatkan hiu yang malang itu, untuk dikembalikan ke laut. Namun, tak lama kemudian, hiu itu kembali terdampar di bibir pantai.
Meidi, pengelola Pandanwangi Savana Beach, mengatakan, penemuan hiu tersebut sudah dilaporkan ke aparat kepolisian. "Sudah ditelepon, tapi belum ada petugas yang ke lokasi," ucapnya.
Mungkin karena menunggu terlalu lama, nelayan sekitar pun memilih mengevakuasi ikan raksasa tersebut dengan cara dipotong dagingnya. "Karena ada yang mau dagingnya. Daripada dibiarkan membusuk di sini, kayak ikan sebelumnya," katanya.
Sampai kemarin pun, pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumberdaya Alam) Wilayah IV Probolinggo juga belum bisa dihubungi. Sehingga tidak ketahui penyebab matinya hewan tersebut.
Menurut Meidi, kondisi hiu yang sering ditemukan terdampar di pantai itu mungkin dilatarbelakangi kondisi ekosistem yang buruk atau arus yang kuat di tengah laut.
Foto: IMAM Editor : Safitri