Radar Jember - Gatal pada testis (skrotum) adalah kondisi umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.
Gatal ini terjadi karena rangsangan pada saraf di bawah kulit skrotum.
Berikut ini adalah beberapa penyebab umum dan cara penanganannya:
1. Gesekan (Chafing)
- Penyebab: Kulit skrotum bergesekan dengan kulit lain atau pakaian, terutama saat berkeringat atau beraktivitas berat.
- Gejala: Kulit merah, perih, dan lecet.
- Pengobatan:
- Pakai pakaian bersih dan longgar.
- Ganti baju segera setelah olahraga.
- Hindari bahan kain kasar seperti jeans tanpa celana dalam.
- Gunakan petroleum jelly untuk melindungi kulit.
2. Jock Itch (Tinea Cruris)
- Penyebab: Infeksi jamur pada area lembap dan tertutup, seperti selangkangan.
- Gejala: Gatal hebat, ruam merah bersisik, bisa melepuh dan mengeluarkan cairan.
- Pengobatan:
- Jaga area tetap bersih dan kering.
- Gunakan krim antijamur OTC seperti clotrimazole, terbinafine, atau tolnaftate.
3. Intertrigo
- Penyebab: Peradangan pada lipatan kulit akibat gesekan, kelembapan, dan pertumbuhan bakteri/jamur.
- Gejala: Ruam merah atau cokelat, kulit bisa lecet atau basah.
- Pengobatan:
- Krim antijamur atau antibiotik topikal.
- Gunakan salep hidrokortison untuk peradangan ringan.
4. Dermatitis Kontak
- Penyebab: Reaksi alergi terhadap sabun, deterjen, parfum, atau produk mandi lainnya.
- Gejala: Gatal, kemerahan, ruam, pembengkakan, kulit bersisik.
- Pengobatan:
- Hindari bahan pemicu iritasi.
- Gunakan krim steroid atau antihistamin (oral/topikal).
5. Kutu Kemaluan (Crabs)
- Penyebab: Infestasi kutu kecil di rambut kemaluan, menular lewat kontak seksual.
- Gejala: Gatal hebat di area kelamin, terutama malam hari.
- Pengobatan:
- Gunakan lotion OTC dengan permethrin.
- Cuci semua pakaian, handuk, dan seprai dengan air panas.
6. Herpes Genital
- Penyebab: Infeksi virus herpes simplex (HSV), menular lewat kontak seksual.
- Gejala: Luka melepuh yang nyeri dan berkerak, bisa kambuh.
- Pengobatan:
- Obat antivirus oral seperti acyclovir untuk mengurangi keparahan dan frekuensi kambuh.
7. Gonore
- Penyebab: Infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae, menular secara seksual.
- Gejala: Nyeri saat buang air kecil, pembengkakan testis, keluarnya cairan dari penis.
- Pengobatan:
- Suntikan antibiotik ceftriaxone.
- Pasangan seksual juga harus ditangani.
8. Klamidia
- Penyebab: Infeksi bakteri Chlamydia trachomatis, gejalanya mirip gonore.
- Gejala: Cairan encer dari penis, nyeri ringan.
- Pengobatan:
- Antibiotik seperti doxycycline.
- Pengobatan juga diperlukan untuk pasangan.
9. Kutil Kelamin (HPV)
- Penyebab: Infeksi human papillomavirus (HPV).
- Gejala: Benjolan kecil, datar atau berbintil di area kelamin.
- Pengobatan:
- Obat oles, suntikan, cryotherapy (pembekuan), atau laser oleh dokter.
- HPV tidak bisa disembuhkan, hanya dikendalikan.
10. Trikomoniasis
- Penyebab: Infeksi parasit Trichomonas vaginalis, menular lewat hubungan seksual.
- Gejala: Gatal, panas, dan iritasi di skrotum.
- Pengobatan:
- Antibiotik oral metronidazole selama 5–7 hari.
- Pasangan seksual juga harus diobati.
11. Skabies
- Penyebab: Infeksi tungau kecil Sarcoptes scabiei.
- Gejala: Gatal hebat di malam hari, ruam seperti jerawat, dan garis-garis halus di kulit.
- Pengobatan:
- Lotion resep permethrin, dioleskan ke seluruh tubuh.
12. Psoriasis Genital
- Penyebab: Penyakit autoimun yang membuat kulit menebal dan bersisik.
- Gejala: Plak merah bersisik di skrotum, makin parah saat lembap/berkeringat.
- Pengobatan:
- Pelembap, obat imunosupresif, atau terapi cahaya UV untuk kasus berat.
13. Eksim Genital
- Penyebab: Alergi dan faktor genetik.
- Gejala: Gatal, kulit kering, ruam merah, bisa membentuk kerak.
- Pengobatan:
- Hindari sabun keras, gunakan pelembap, dan krim steroid.
14. Kandidiasis Kulit
- Penyebab: Infeksi jamur Candida albicans yang tumbuh berlebihan.
- Gejala: Gatal, ruam merah, kulit mengelupas.
- Pengobatan:
- Krim antijamur seperti miconazole.
- Obat oral dibutuhkan pada pasien dengan daya tahan tubuh lemah.
Editor : Imron Hidayatullahh