Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BENARKAH, Busa Pada Rebusan Daging Sapi Berbahaya?

Adeapryanis • Selasa, 24 September 2024 | 23:25 WIB

Daging sapi yang direbus mengeluarkan busa.
Daging sapi yang direbus mengeluarkan busa.

radarjember.id-Saat merebus daging sapi, biasanya akan muncul busa seperti ampas pada permukaan air. Banyak yang beranggapan, busa rebusan daging yang berwarna kecoklatan tersebut kotor dan menunjukkan jika daging tidak segar lagi, sehingga perlu dibuang.

Selain itu, busa rebusan daging juga dianggap tidak sehat dan berbahaya bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi. Lantas, benarkan busa rebusan daging berbahaya?

Baca Juga: 5 Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan
Ternyata busa yang muncul itu berasal dari "protein yang larut dalam air" yang ada dalam daging atau biasa disebut Protein Sarkoplastik.

Baca Juga: UPDATE KEBAKARAN JEMBER - Selidiki Kebakaran 22 Gudang, Tim Inafis Turun
Biasanya protein ini akan berubah menjadi padat di suhu 40-60 derajat celcius degngan cara menggumpal. Protein Sarkoplastik mengandung protein dan zat warna daging yang dieknal dengan Mioglobin. Keduanya tidak mengurangi kandungan gizi yang ada di daging tersebut.

Biasanya, banyak orang yang membuang busa tersebut bukan karena berbahaya melainkan agar tampilan masakan terlihat lebih cantik.

Baca Juga: Ini Penyebab Gempa Magnitudo 6,4 di Gorontalo
Menurut Wakil Ketua Halal Center Universitas Gadjah Mada (UGM) Nanung Danar Dono, busa pada rebusan daging sapi tidak berbahaya, karena merupakan protein yang terdenaturasi akibat suhu panas.

Baca Juga: Begini Kronologi Perampokan Diduga Berkedok Home Tour, Hingga Tewaskan Kepala Keluarga
"Sebenarnya itu protein daging yang terdenaturasi akibat suhu panas. Tidak berbahaya kok," kata Nanung. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis
#daging sapi beku #daging sapi