Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Capaian Masih Rendah, Dinkes Jember Kejar Target Cakupan Imunisasi

Maulana Ijal • Kamis, 6 Oktober 2022 | 01:39 WIB
MENURUN: Kabid P2P Dinkes Jember dr Rita Wahyuningsih menjelaskan capaian IDL Jember selama empat tahun terakhir di acara workshop media, Selasa (4/10).
MENURUN: Kabid P2P Dinkes Jember dr Rita Wahyuningsih menjelaskan capaian IDL Jember selama empat tahun terakhir di acara workshop media, Selasa (4/10).
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember terus mengejar capaian imunisasi dasar lengkap (IDL) bagi bayi berusia 0-52 minggu. Karena pada tahun ini, persentase cakupan IDL masih rendah, baru mencapai 62,07 persen dari target 90 persen hingga akhir tahun nanti.

Imunisasi menjadi hal penting karena bertujuan mencegah bayi terpapar dari semua penyakit yang bisa dicegah dengan peningkatan kekebalan tubuh. Imunisasi juga harus dilakukan secara berkala. Bukan hanya pada usia bayi, tetapi juga sampai pada usia anak sekolah.

Per Oktober 2022 ini, Jember masuk sebagai daerah lokus introduction vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) pada siswa SD kelas 5, yang bertujuan untuk memberi perlindungan terhadap risiko virus penyebab kanker serviks sejak dini.

BACA JUGA: Atasi Isu Miring Soal Kesehatan, Peran Media di Jember Sangat Dibutuhkan

“Dalam perkembangannya, imunisasi pada anak selalu dicarikan yang terbaik dan sistematis. Sehingga anak-anak tidak bolak balik datang ke posyandu,” ungkap dr Rita Wahyuningsih, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Jember.



Pernyataan itu dia sampaikan ketika menjadi pembicara workshop media yang digagas Plato Foundation di Semeru Cafe and Resto, Kecamatan Sumbersari, Jember, Selasa (4/10). Workshop tersebut juga membahas peran media dalam peningkatan cakupan Imunisasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencegahan stunting.

Menurut Rita, pada 2019 dan 2020, Jember mencapai masa keemasan dalam pencapaian angka imunisasi. Cakupan IDL Jember menyentuh angka 96 persen dan 93,9 persen. Padahal target yang diberikan hanya 93 persen.

Saat itu, posyandu serta kader memiliki andil cukup besar. Mereka gencar mempromosikan posyandu, utamanya kegiatan imunisasi. Ditambah dengan kesadaran dan kepatuhan masyarakat akan pentingnya imunisasi, serta belum adanya pembatasan karena pandemi.

Namun, angka-angka itu menurun dengan maraknya dan makin naiknya angka Covid-19 pada tahun 2021. Bahkan, sampai Agustustus 2022, capaian dari IDL hanya menyentuh angka 62,07 persen dari target yang ditentukan sebanyak 90 persen hingga akhir tahun.

“Angka yang menurun itu karena masyarakat kita masih tidur dalam nuansa Covid-19, juga berkembangnya rumor terkait penyuntikan vaksin Covid-19 pada bayi. Hal tersebut yang membuat masyarakat enggan melakukan imunisasi,” tambah Rita. (*)

Foto: Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Jember #imunisasi