Apakah katarak berbahaya? Menurut dr Yohana, tidak. Dia menjelaskan, katarak tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu kualitas hidup. Mengapa demikian, karena berkaitan dengan penglihatan dan dapat menyebabkan kebutaan apabila tidak ditangani dengan tepat dan cepat.
Salah satu faktornya adalah usia, karena berkaitan dengan proses penuaan. Hal lain yang dapat mempercepat proses ini adalah penyakit lain yang menyertai. “Seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit lain pada mata, penggunaan obat tetes mata yang mengandung steroid secara sembarangan,” jelas dr Yohana kepada Jawa Pos Radar Jember.
Pencegahan katarak dapat dilakukan dengan hidup sehat, mengontrol gula darah, tekanan darah terkontrol, tidak merokok, dan tidak minum alkohol. Selain itu, tidak menggunakan obat tetes mata tanpa konsultasi dan melakukan pemeriksaan ke dokter. “Karena itu sangat berbahaya,” tegasnya.
Pengobatan pada mata yang katarak adalah dengan melakukan penggantian lensa mata dengan operasi yang sekarang semakin maju metodenya. Di RSU Kaliwates pasien dapat melakukan operasi katarak sampai dengan teknik yang terbaru. “Teknik phacoemulsification yang lebih cepat dalam proses penyembuhannya,” pungkasnya. (mg3/c2/dwi)
Editor : Safitri