Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bisa Pulang, Pasien Jantung Pulih

Safitri • Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:50 WIB
SEMRINGAH: Silvi, pasien operasi bedah jantung terbuka pertama di Jember, sudah mulai membaik dan diperbolehkan untuk pulang, kemarin.
SEMRINGAH: Silvi, pasien operasi bedah jantung terbuka pertama di Jember, sudah mulai membaik dan diperbolehkan untuk pulang, kemarin.
PATRANG, Radar Jember - Pasien bedah jantung pertama di Jember telah menunjukkan kondisi kesehatan yang membaik dan diperbolehkan pulang. Ini artinya, RSUD dr Soebandi telah berhasil melakukan operasi yang sebelumnya belum pernah ada.

BACA JUGA : Kuasa Hukum Terdakwa Sampai 15 Orang, Anggap Serang Psikis Nirina Zubir

Pasien pengidap penyakit jantung bawaan, Silvi Dwi Ayu Mustika, 23, dinyatakan pulih. Ditemani sang ibu, perempuan asal Balung Lor tersebut mengungkapkan kelegaannya. Dia mengatakan bahwa kesehatannya berangsur membaik pascaoperasi bedah jantung terbuka, Sabtu lalu (14/5).

Silvi mengaku baru mengetahui bahwa di jantungnya ada kebocoran sejak 2019. Sempat berobat ke Surabaya dan belum sempat operasi karena pandemi dan faktor teknis lainnya. Sebelumnya, dia sering merasakan sesak, denyut jantung yang tak beraturan, hingga tak kuat berjalan meski dengan jarak yang dekat.

Dia membagikan pengalamannya pascaoperasi yang dilaluinya selama 3,5 jam itu. Meski masih terasa sedikit nyeri, namun badannya terasa lebih sehat. Napas dan irama jantung, kata dia, sudah lebih teratur. "Selama operasi tidak ada masalah," ungkapnya sesaat sebelum mengurus kepulangannya, kemarin (20/5).

Silvi menambahkan, saat dirinya dirawat, tim dokter dan perawat di RSUD dr Soebandi selalu memberikan pelayanan yang baik. Dia juga berharap Jember bisa memiliki rumah sakit khusus bedah jantung terpadu tersendiri. "Sehingga, orang-orang yang ingin melakukan pembedahan jantung tidak perlu ke luar kota. Di Jember saja. Juga tidak mengeluarkan banyak biaya," harapnya.

Semua penanganan mulai dari operasi, perawatan, hingga obat-obatan, tambah Silvia, tidak dipungut biaya apa pun. Seluruhnya gratis dari pihak rumah sakit. Ini menjadi salah satu semangat dan rasa syukurnya, selain juga dukungan secara langsung dari Bupati Jember.

Direktur RSUD dr Soebandi Jember dr Hendro Supriyono menjelaskan, pasiennya tersebut telah membaik sehingga diizinkan untuk pulang. Dia pun mengakui kelancaran operasi juga atas kerja sama yang baik dari Silvi. "Pasien sangat kooperatif, sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lancar," tuturnya.

Keberhasilan tim dokter RSUD dr Soebandi dalam menangani operasi bedah jantung ini, kata Hendro, akan menjadi titik awal untuk mengembangkan jenis-jenis pelayanan jantung lainnya. Mulai dari penyakit jantung anak sampai dewasa. "Ini langkah awal kami untuk dapat melayani secara rutin pembedahan jantung di Jember," ungkap dia.

Selama proses operasi dilakukan pendampingan oleh dokter dari RSUD dr Soetomo, Surabaya. Hendro mengatakan bahwa kini Jember sudah dikatakan mampu oleh pihak rumah sakit tersebut untuk melakukan tindakan bedah jantung. Dia menegaskan kembali, peralatannya pun sangat layak dalam menangani operasi. (mg8/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #jantung