Radar Jember – Botol-botol bensin eceran yang beberapa hari terakhir kosong mulai kembali terisi. Isinya kini didominasi BBM jenis pertalite yang berwarna hijau.
Harganya pun mulai turun menjadi sekitar Rp 12 ribu per botol, setelah sebelumnya sempat menembus Rp 15 ribu ketika pertalite sulit ditemukan.
Kondisi tersebut menjadi tanda pasokan BBM di sejumlah wilayah Jember mulai kembali membaik. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (9/9), pertalite sudah kembali dijual di sejumlah pedagang eceran.
Baca Juga: Stok Melimpah tapi Gaib! Hilangnya Pertalite di Jember Bikin Warga Curiga
Sebelumnya, kelangkaan pertalite membuat pedagang eceran kesulitan mendapatkan stok. Sebagian pedagang hanya menjual pertamax dan pertamax turbo yang masih tersedia.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah SPBU yang mengalami keterlambatan pasokan sehingga antrean kendaraan sempat mengular.
Salam, 45, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Jenggawah, mengatakan pertalite mulai mudah ditemukan di pedagang eceran sejak dua hari terakhir.
Sebelumnya, mayoritas pedagang hanya menyediakan Pertamax.
“Sekarang pertalite di pedagang eceran sudah banyak yang jual. Kalau masih ada Pertamax biasanya stok lama ketika pertalite sulit didapat,” ujarnya.
Baca Juga: Sepekan Lebih Krisis BBM Belum Kelar, Pemkab Jember Pulangkan ASN dan Liburkan Sekolah Tatap Muka
Dia berharap pasokan BBM kembali stabil sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan pertalite.
“Alhamdulillah pertalite sudah banyak yang jual. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi keterlambatan pengiriman dari Pertamina,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan hampir seluruh pedagang eceran yang ditemui sudah kembali menyediakan pertalite. Sementara Pertamax masih tersedia di sejumlah tempat, tetapi jumlahnya tidak sebanyak pertalite.
Kondisi serupa terlihat di sejumlah SPBU. Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mulai berkurang. Meski pada jam tertentu masih terlihat cukup padat, antrean tidak lagi mengular seperti beberapa hari sebelumnya.
Sementara di wilayah kota, kondisinya juga tidak jauh berbeda. Bahkan, masyarakat yang bukan pedagang bensin tiba-tiba juga menjual pertalite.
Baca Juga: Suplai BBM Jember Digenjot 146,6 Persen, Pertamina Minta Warga Tak Panic Buying
BBM berwarna hijau itu dijual di botol kaca ataupun plastik. Harganya juga mengikuti yang lain, yaitu Rp 12 ribu per botol.
Kembalinya pertalite di tingkat pedagang eceran sekaligus mulai normalnya antrean SPBU menjadi kabar baik bagi masyarakat. Warga kini tidak lagi harus berburu BBM dari satu tempat ke tempat lain untuk mendapatkan bahan bakar. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh