Perkuat Jejaring Global dan Inovasi Pembelajaran Digital, ITSM Jember Raih Radar Jember Award 2026

M Adhi Surya • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 12:08 WIB
Penyerahan Piagam Radar Jember Award 2026 kepada ITSM Jember. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
Penyerahan Piagam Radar Jember Award 2026 kepada ITSM Jember. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
Radar Jember – Ruang belajar mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) Jember kini tak lagi terbatas pada ruang kelas.

Pengalaman akademik diperluas melalui jejaring internasional, pertukaran pengetahuan, hingga keterlibatan mahasiswa dalam program lintas negara, langkah ini menjadi bagian dari upaya ITSM membangun budaya inovasi yang relevan dengan perkembangan dunia.

Penguatan jejaring global tersebut turut mengantarkan ITSM meraih penghargaan “The Digital Learning Innovation and Technology Adaptation Excellence” dalam ajang Jawa Pos Radar Jember Award 2026.

Baca Juga: Tim PKM ITS Mandala Gelar Pelatihan Aplikasi Satwa Sehat Pet Shop

Penghargaan diberikan atas komitmen kampus mengembangkan pembelajaran modern sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Rektor ITSM Jember Prof. Dr. Suwignyo Widagdo, S.E., M.M., M.P., mengatakan pengalaman global menjadi bagian penting dalam membentuk pola pikir mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari ruang kelas, tetapi juga belajar dari pengalaman, kolaborasi, dan lingkungan akademik yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga: Dorong Penguatan Bisnis UMKM, Program Pengabdian Kepada Masyarakat ITS Mandala Jember

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan The 7th International Conference on Economics, Business and Information Technology (ICEBIT) 2026.

Forum tersebut menjadi ruang bertemunya gagasan, hasil riset, dan pengetahuan dari berbagai latar belakang akademik.

ITSM juga mengirim mahasiswa mengikuti Program KKN Internasional di Thailand.

Pengalaman tersebut memberi kesempatan mahasiswa berinteraksi langsung dengan lingkungan dan budaya berbeda sekaligus mengasah kemampuan beradaptasi serta berkolaborasi.

Jejaring internasional terus diperkuat melalui kerja sama dengan institusi di Jepang, Universitas Airlangga, serta kolaborasi riset internasional.

Bagi ITSM, koneksi tersebut bukan sekadar memperluas jaringan kelembagaan, tetapi membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengembangan inovasi.

Sejalan dengan penguatan jejaring global, ITSM juga mulai mengembangkan pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Pada 2026, kampus menerbitkan kebijakan etika penggunaan AI dalam kegiatan akademik sebagai pijakan agar teknologi dimanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab.

Melalui kombinasi pengalaman internasional dan adaptasi teknologi, ITSM berupaya menyiapkan lulusan yang memiliki wawasan global, adaptif, sekaligus mampu melahirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan dunia kerja. (dhi/nur)

Editor : M ADHI SURYA
Jember ITS MANDALA Pendidikan Pembelajaran Digital