Memperjuangkan Aspirasi dari Dapil ke Senayan, Kiprah Muhammad Khozin Diapresiasi Radar Jember Award

M Adhi Surya • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:57 WIB
Penyerahan piagam Radar Jember Award kepada anggota DPR RI Dapil Jember-Lumajang Dr. Muhammad Khozin, diwakili tim Santri Milenial Jember
Penyerahan piagam Radar Jember Award kepada anggota DPR RI Dapil Jember-Lumajang Dr. Muhammad Khozin, diwakili tim Santri Milenial Jember

Radar Jember - Menjadi anggota parlemen bukan hanya soal berbicara di ruang sidang. Ada suara masyarakat yang harus didengar, persoalan daerah yang mesti diperjuangkan, serta kebijakan negara yang perlu dikawal agar benar-benar memberi manfaat.

Komitmen itulah yang menjadi bagian dari kiprah Dr. Muhammad Khozin, M.AP., anggota DPR RI dari daerah pemilihan Dapil Jember–Lumajang. 

Atas dedikasinya tersebut, Khozin meraih Jawa Pos Radar Jember Award 2026 kategori The Democratic Governance and Community Aspiration Leadership.

Baca Juga: Bongkar Akar Masalah Rendahnya Kontribusi Fiskal BUMD, Anggota DPR Gus Khozin Desak Reformasi Institusi Lewat RUU

Penghargaan diberikan atas konsistensinya memperkuat tata kelola pemerintahan yang demokratis dan partisipatif, sekaligus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar memperoleh ruang dalam kebijakan publik.

Dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi, Khozin menempatkan kepentingan konstituen sebagai bagian penting dari kerja politiknya.

Baginya, demokrasi tidak cukup hanya ditandai dengan berlangsungnya pemilu. Demokrasi harus mampu menghadirkan manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Jember Sodorkan Program Home Care hingga Bunga Desaku ke Lintas Kementerian

Salah satu isu yang menjadi perhatiannya adalah persoalan agraria. Khozin mendorong penyelesaiannya melalui pendekatan lintas sektor untuk memberikan kepastian hukum, memperkuat keadilan sosial, serta melindungi hak-hak masyarakat.

Masalah lainnya yang menjadi perhatian Khozin soal Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemerintahan daerah (Pemda). 

Selain itu, perhatiannya terhadap pendidikan kebangsaan juga menjadi bagian dari kiprah tersebut.

Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Khozin aktif menyampaikan pentingnya Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada santri, mahasiswa, maupun masyarakat. Upaya itu diarahkan untuk memperkokoh karakter kebangsaan, toleransi, dan persatuan.

Kepedulian Khozin kepada masyarakat di daerah pemilihan (dapil) juga ditunjukkan dengan sejumlah program yang menyentuh langsung kepada masyarakat seperti menggelar kegiatan sembako murah, penyerahan program pemerintah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), hingga program bedah rumah.

Latar belakangnya sebagai santri, akademisi, dan jurnalis turut memberi warna dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

Pengalaman tersebut menjadi modal untuk membangun komunikasi publik sekaligus menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan negara.

Perhatian terhadap pesantren, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat juga terus menjadi bagian dari aktivitasnya di daerah pemilihan.

Baca Juga: 11 Ribu Pendaftar Berebut 4.200 Kuota! Pemkab Jember Perketat Verifikasi Beasiswa Cinta Bergema

“Menjadi wakil rakyat berarti membawa suara masyarakat ke ruang pengambilan kebijakan. Aspirasi tidak cukup hanya didengar, tetapi harus diperjuangkan agar melahirkan kebijakan yang adil dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Khozin.

Bagi Khozin, pembangunan juga membutuhkan kolaborasi. Pemerintah, parlemen, pesantren, akademisi, dan masyarakat harus membangun sinergi agar kebijakan tidak kehilangan hubungan dengan kebutuhan warga.

Jawa Pos Radar Jember Award 2026 menjadi apresiasi sekaligus pengingat bahwa politik menemukan makna terbaiknya ketika mampu mengubah suara masyarakat menjadi perjuangan dan perjuangan menjadi manfaat nyata. (dhi/nur)

Editor : M ADHI SURYA
dapil jember-lumajang Gus Khozin Jember dpr ri