JEMBER, Radar Jember - Komitmen memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan inklusif mengantarkan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember meraih penghargaan The Financial Literacy and Consumer Protection Excellence.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi OJK Jember memperkuat literasi dan perlindungan konsumen sektor jasa keuangan di wilayah Sekarkijang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui edukasi keuangan yang menyasar pelajar, mahasiswa, santri, UMKM, petani, nelayan hingga masyarakat umum.
Edukasi diarahkan agar masyarakat semakin cakap memilih produk keuangan, mengelola keuangan, serta mengambil keputusan finansial secara bijak.
Di tengah berkembangnya layanan digital, OJK Jember juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai investasi ilegal, pinjaman daring ilegal, phishing hingga berbagai modus penipuan digital.
Penguatan layanan pengaduan dilakukan agar masyarakat memiliki akses informasi dan perlindungan ketika menghadapi persoalan jasa keuangan.
OJK Jember turut mendorong akses pembiayaan produktif melalui penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), pemberdayaan UMKM, serta optimalisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kepala OJK Jember Aris Budiman mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperluas manfaat layanan keuangan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki akses keuangan, tetapi juga memahami, merasa aman, dan mampu memanfaatkannya secara produktif,” katanya.
Melalui berbagai program tersebut, OJK Jember terus membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan terpercaya. Harapannya, akses keuangan tak berhenti pada layanan, tetapi benar-benar menjadi pengungkit ekonomi masyarakat di Jember, Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.
“Literasi dan perlindungan konsumen akan terus kami perkuat melalui kolaborasi bersama semua pihak,” pungkasnya. (kin/nur)
Editor : Sidkin