Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Enam Bulan Bertaruh Nyawa Naik Jukung Seberangi Sungai Bedadung, Anak Sekolah di Jubung Jember Dapat Kabar Baik

Jumai RJ • Senin, 13 Juli 2026 | 05:00 WIB
INFRASTRUKTUR: Dua pekerja menyelesaikan konstruksi jembatan gantung di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Jembatan tersebut sebelumnya putus karena banjir pada Januari 2026 lalu. (JUMAI/RADAR JEMBER)
INFRASTRUKTUR: Dua pekerja menyelesaikan konstruksi jembatan gantung di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Jembatan tersebut sebelumnya putus karena banjir pada Januari 2026 lalu. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Progres pembangunan kembali jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, terus dikebut.

Setelah putus diterjang arus Sungai Bedadung pada awal Januari 2026 lalu, kini dua penyangga utama jembatan di sisi utara dan selatan mulai berdiri.

Pembangunan tersebut menjadi kabar baik bagi warga yang selama enam bulan terakhir harus mencari jalur alternatif untuk beraktivitas.

Baca Juga: Jantung Berdebar dan Mata Kabur? Dokter Spesialis RS Siloam Jember Peringatkan Bahaya Hipertensi Tanpa Gejala

Putusnya jembatan membuat akses masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, terputus sehingga mereka harus menyeberangi Sungai Bedadung menggunakan getek maupun jukung.

Suep, 45, warga Dusun Darungan Selatan, mengatakan selama jembatan belum dapat difungsikan, siswa SDN Jubung 02 yang tinggal di Dusun Darusan Utara terpaksa menyeberang sungai menggunakan perahu sederhana untuk berangkat dan pulang sekolah.

"Anak-anak SD terpaksa naik jukung menyeberangi Sungai Bedadung. Sekarang karena libur sekolah, jukung juga sementara tidak beroperasi," ujarnya.

Menurut Suep, warga sempat bergotong royong memperbaiki jembatan secara swadaya sesaat setelah putus. Namun, mengingat kerusakan cukup parah, akhirnya dilakukan pembangunan kembali oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Baca Juga: Skandal KUR BNI Jember: Kejati Jatim Tahan Tersangka Baru, Rugikan Negara Rp 16,6 Miliar dan Bidik Pasal TPPU

"Alhamdulillah sekarang sudah mulai dikerjakan. Penyangga jembatan di sisi utara dan selatan sudah berdiri," katanya.

Ia menjelaskan, ukuran jembatan baru diperkirakan tetap sama dengan jembatan sebelumnya. Namun, konstruksi yang dibangun dinilai lebih kokoh.

Selain penyangga utama yang lebih kuat, lantai jembatan dan pagar pengaman juga dirancang lebih baik demi meningkatkan keselamatan pengguna.

Di lokasi proyek, kedua penyangga terlihat masih diperkuat dengan struktur penahan di sisi kanan dan kiri.

Sementara bagian bawah pondasi juga dipasangi plengsengan untuk memperkuat konstruksi sekaligus mengantisipasi gerusan arus Sungai Bedadung saat debit air meningkat.

Warga berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga aktivitas masyarakat kembali normal. Keberadaan jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga untuk menuju sekolah, lahan pertanian, maupun pusat perekonomian di wilayah Desa Jubung.

 "Semoga jembatan yang baru ini lebih kuat dan aman, terutama saat Sungai Bedadung banjir," pungkas Suep. (jum/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#jubung #Sungai Bedadung #Jember #Jembatan Ambruk #jembatan gantung