Radar Jember – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mangli di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, masih menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk bersantai dan mengajak anak bermain.
Namun, kondisi fasilitas di kawasan tersebut kini dikeluhkan pengunjung karena banyak yang rusak, hilang, bahkan tidak tersedia.
Salah satu keluhan utama adalah tidak adanya toilet umum di area RTH. Akibatnya, pengunjung yang membawa anak kecil atau membutuhkan kamar kecil terpaksa meninggalkan lokasi lebih cepat. "Kalau ada toilet tentu lebih nyaman. Selama ini kalau ingin ke kamar kecil ya harus pulang," ujar Ervan, warga Kelurahan Mangli.
Selain minim fasilitas pendukung, sejumlah sarana di RTH juga mengalami kerusakan. Patung kerbau yang menjadi salah satu ikon area bermain anak kini rusak, bagian kepalanya hilang dan hanya menyisakan leher. Lampu hias di beberapa titik juga dilaporkan banyak yang hilang.
Kondisi yang paling mencolok terlihat pada fasilitas tempat duduk. Puluhan kursi yang sebelumnya tersedia kini hanya tersisa dua unit dan satu meja. "Dulu kursinya banyak sehingga pengunjung bisa duduk santai. Sekarang tinggal dua kursi dan satu meja. Lama-lama berkurang satu per satu," katanya.
Menurut Ervan, hilangnya berbagai fasilitas diduga akibat pencurian yang berlangsung secara bertahap. Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sekaligus meningkatkan pengawasan agar aset publik tidak terus mengalami kerusakan.
Ia menilai kondisi RTH Mangli jauh berbeda dibandingkan beberapa ruang terbuka hijau lain di Kabupaten Jember, seperti RTH Rambipuji, RTH Jalan Gajah Mada, maupun Alun-Alun Jember yang dinilai lebih terawat. "Fasilitas umum seperti meja dan kursi seharusnya dirawat karena digunakan masyarakat. Jangan sampai terus hilang tanpa ada penanganan," ujarnya.
Tak hanya itu, perawatan kawasan juga dinilai kurang maksimal. Rumput di lapangan terlihat mulai meninggi, sementara sampah hasil pembersihan disebut tidak seluruhnya diangkut ke tempat pembuangan sementara (TPS), melainkan dibakar di sisi barat atau utara kawasan yang berdekatan dengan SDN setempat.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sejumlah wahana bermain anak juga mulai mengalami kerusakan. Padahal, RTH di Jalan Otto Iskandardinata tersebut selama ini menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hingga malam hari.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki fasilitas yang rusak, menambah kembali kursi dan meja, menyediakan toilet umum, serta meningkatkan pengawasan agar RTH Mangli kembali menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman, aman, dan layak dinikmati masyarakat. (jum)
Editor : Imron Hidayatullahh