Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ikan Lagi Sepi, Nelayan Puger Jember Nekat Sulap Jukung Jadi Perahu Wisata, Omzetnya Malah Bikin Kaget

Jumai RJ • Senin, 6 Juli 2026 | 10:00 WIB
MENIKMATI LAUT: Nelayan mengangkut pengunjung yang datang ke Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, kemarin (5/7). (JUMAI/RADAR JEMBER)
MENIKMATI LAUT: Nelayan mengangkut pengunjung yang datang ke Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, kemarin (5/7). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Momen liburan sekolah membawa berkah bagi nelayan di Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.

Ramainya wisatawan yang berkunjung ke Pantai Cemara dimanfaatkan sebagian nelayan untuk membuka jasa wisata naik jukung.

Pengunjung cukup membayar Rp10 ribu per orang untuk menikmati perjalanan menggunakan jukung dari muara Pantai Cemara hingga bawah Jembatan Cinta.

Baca Juga: Proyeksi Jangka Panjang! Kejurwil V Pelti Jember, Sekaligus Pantau Petenis Lapis Kedua Porprov 2027

"Ayo, naik jukung. Mumpung masih ramai pengunjung," ujar Hendrik, salah seorang pemilik jukung.

Sejumlah jukung milik nelayan tampak bersandar di bibir pantai. Alih-alih digunakan melaut, perahu-perahu tersebut dimanfaatkan sebagai sarana wisata mengangkut pengunjung.

Saat hasil tangkapan ikan menurun, sebagian nelayan memilih tidak melaut dan beralih menawarkan jasa wisata naik jukung.

Cara ini dinilai cukup membantu menambah penghasilan di tengah sepinya hasil tangkapan. Aktivitas tersebut biasanya dilakukan ketika kondisi ombak relatif aman.

Baca Juga: Incar Data Kemiskinan hingga Anak Putus Sekolah, Ini Gebrakan Ekstrem KKN Kolaboratif 2026 di Akar Rumput Jember

Saat air laut mulai pasang, nelayan mulai melayani wisatawan yang ingin berkeliling menggunakan jukung.

Hendrik mengaku, selama masa liburan sekolah hingga 12 Juli mendatang, jumlah penumpang cukup ramai. "Alhamdulillah, lumayan banyak yang naik. Biasanya satu keluarga atau rombongan," katanya.

Menurutnya, tidak jarang satu rombongan menyewa dua hingga tiga jukung sekaligus.

Bahkan, ada keluarga yang setiap berkunjung ke Pantai Cemara selalu menyempatkan diri menikmati wisata naik jukung. 

Salah satunya Sri Murtini, 36, warga Ambulu. Ia mengaku lebih memilih menikmati suasana pantai dengan menaiki jukung bersama keluarga.

"Anak saya tidak terlalu suka mandi di pantai. Jadi lebih memilih naik jukung," ujarnya.

Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga memanfaatkan perjalanan tersebut untuk berfoto dan merekam video.

jemberBaca Juga: Denda Ratusan Juta Menanti! Kajari Jember Yadyn Bongkar Alasan Tuntut Hukuman Berat Eks Anggota Dewan di Surabaya

"Lumayan bisa ramai-ramai sambil foto dan bikin video saat naik jukung," tambahnya.

Sementara itu, PS KBO Satpolair Polres Jember Aiptu Agus Rianto mengimbau para nelayan yang mengangkut wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama beroperasi.

"Tetap berhati-hati dan utamakan keselamatan penumpang saat mengangkut pengunjung," pesannya. (jum/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Nelayan jember #Nelayan Puger #jukung #Pantai Cemara