TEGALBOTO, Radar Jember – Kawasan gerbang utama atau double way Universitas Jember (Unej) mendadak menjelma jadi lautan manusia, Sabtu (4/7) pagi. Tidak kurang dari 7.000 alumni dari berbagai penjuru Nusantara, tumpah ruah memadati jalanan Kampus Tegalboto.
Kehadiran ribuan "pasukan" Tegalboto ini tak lain untuk bernostalgia dan memeriahkan Jalan Gembira Nasional (JGN) III, yang menjadi rangkaian puncak KAUJE Fest 2026 garapan Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Ketua Panitia KAUJE Fest 2026, Abdul Kholik, mengungkapkan bahwa JGN III merupakan agenda dua tahunan yang selalu dinanti. Jika JGN I (2022) sukses digelar di Gelora Bung Karno Jakarta dan JGN II di Malang, tahun ini kemeriahan itu akhirnya "pulang kampung" ke Jember.
"Antusiasmenya sangat luar biasa. Pada pelaksanaan JGN III ini, rekor peserta terbanyak didominasi oleh angkatan 1985, disusul ketat oleh angkatan 1992 dan 1984," ungkap Kholik.
Acara ini tak sekadar ajang jalan sehat biasa. Bagi para alumni, ini adalah momen sakral untuk merajut kembali tali silaturahmi. Banyak dari mereka yang hadir memboyong keluarga, memperkenalkan kampus tempat mereka dulu menimba ilmu. Suasana hangat dan kekeluargaan begitu kental terasa di setiap sudut kampus.
Baca Juga: Lagu Kicau Mania Pecah di KAUJE FEST, 7.000 Alumni Unej Tumpah Ruah di JGN III
Momen nostalgia ini juga dirasakan betul oleh Ketua KAUJE, M. Sarmuji. Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini terkenang masa-masa awal dirinya menginjakkan kaki sebagai mahasiswa baru pada tahun 1992 silam.
"Dulu, Kampus Tegalboto belum sehijau saat ini. Maka tak heran, saat menjadi mahasiswa, saya bersama kawan-kawan diminta melakukan penghijauan," kenang Sarmuji sambil tersenyum.
Ia memuji transformasi Unej saat ini. Hasil jerih payah masa lalu kini terbayar lunas. Kampus Tegalboto kini menjelma menjadi kawasan yang rimbun dan asri, bahkan menjadi lokasi favorit warga Jember untuk berolahraga akhir pekan.
"Pelajaran yang bisa diambil dari hal ini, mari kita sebagai alumni terus berinvestasi di Unej melalui beragam cara. Bisa dengan kerja sama, bersinergi, hingga meningkatkan kontribusi kepada almamater sesuai kapasitas masing-masing," pesan Sarmuji. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari panitia, pihak rektorat, dan Pemkab Jember atas terselenggaranya acara ini.
Sementara itu, Rektor Unej, Iwan Taruna, menegaskan bahwa besarnya nama kampus tidak bisa dilepaskan dari kiprah para alumninya. Menurutnya, sinergi yang terbangun di KAUJE Fest 2026 ini adalah modal besar bagi kemajuan institusi.
"Semakin baik dan berdampak positif kiprah alumninya, semakin baik pula citra perguruan tinggi tersebut di mata masyarakat. Terima kasih kepada semua alumni, Unej bisa terus eksis dan berkembang juga karena Anda semua," tegas Iwan.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lokasi, acara berlangsung sangat semarak. Tidak hanya jalan sehat, para peserta juga disuguhi penampilan atraktif kesenian Reog dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unej. Sejumlah fakultas pun tampak antusias menyambut barisan alumni yang melintas di depan gedung mereka, sebelum akhirnya para peserta melebur dalam acara reuni spesifik di masing-masing fakultas.
Tampak membaur dalam barisan ribuan alumni tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Politik BRIN Siti Zuhro, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Pj. Sekda Jember Achmad Imam Fauzi, hingga Anggota DPR RI Charles Meikyansah. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti nyata kontribusi nyata lulusan Kampus Tegalboto bagi pembangunan bangsa.
Editor : Dwi Siswanto