Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sebut PAD Tak Ada Artinya Jika Dibayar Nyawa, Komisi B DPRD Jember Desak Pembenahan Total Wisata Pantai

Sidkin • Senin, 8 Juni 2026 | 06:45 WIB
"Pengawasan akan kami perketat. Kami ingin memastikan pemkab juga harus segera berbenah. Karena ini menyangkut nyawa manusia." NILAM NOOR FADHILAH, Anggota Komisi B DPRD Jember. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)
"Pengawasan akan kami perketat. Kami ingin memastikan pemkab juga harus segera berbenah. Karena ini menyangkut nyawa manusia." NILAM NOOR FADHILAH, Anggota Komisi B DPRD Jember. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Komisi B DPRD Jember mendesak Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember untuk segera mengambil langkah konkret dalam membenahi sistem keselamatan di seluruh destinasi wisata pantai selatan.

Langkah ini dinilai sangat mendesak menyusul rentetan insiden kecelakaan laut yang kerap menelan korban jiwa, baik dari kalangan wisatawan maupun komunitas pemancing lokal.

Dewan menekankan jaminan keamanan, ketersediaan fasilitas penyelamatan, serta kenyamanan pengunjung tidak boleh lagi dinomorduakan demi mencegah jatuhnya korban baru.

Baca Juga: Gus Fawait Semprot Oknum Luar yang Intervensi Dapur MBG Jember: Wong Tamu Kok Ngatur-ngatur Tuan Rumah!

Anggota Komisi B DPRD Jember Nilam Noor Fadhilah menegaskan, fungsi pengawasan legislatif terhadap mitra kerja mereka akan berjalan lebih ketat demi memastikan keselamatan publik.

Komisi B berkomitmen mengawal setiap kebijakan di lapangan agar Disporabudpar benar-benar serius menyikapi ancaman kerawanan di sepanjang garis pantai Jember.

"Pengawasan akan kami perketat. Kami ingin memastikan pemkab juga harus segera berbenah. Karena ini menyangkut nyawa manusia," ujar Nilam.

Terkait mekanisme pemantauan harian, legislatif mendorong Disporabudpar untuk menerapkan standar fasilitas keselamatan yang ketat dan mengikat bagi seluruh pengelola pantai.

Baik pantai yang di bawah aset Pemkab, Perhutani, maupun swadaya Pokdarwis. Sinergi lintas sektor wajib diwujudkan dalam bentuk penyiagaan personel penolong atau SAR yang terlatih, pos pantau yang memadai, serta alat evakuasi darurat di setiap titik rawan.

Baca Juga: Ubah Mindset Kerja Ego-Sektoral, Bupati Gus Fawait Minta Camat dan Kepsek Jadi Juru Bicara Pemkab Jember

Lebih lanjut, Komisi B mengingatkan agar Disporabudpar tidak main-main atau sekadar bersikap formalitas dalam menjalankan fungsi pengamanan di kawasan wisata bahari.

Pihaknya tidak akan segan mengambil langkah tegas apabila upaya pembenahan ini kembali diabaikan hingga memicu fatalitas atau korban jiwa di kemudian hari.

"Jika ke depan masih ditemukan pantai tanpa fasilitas yang layak dan kembali menelan korban, kami akan mengambil langkah konkret dan meminta sanksi tegas," tegas Legislator Partai Golkar tersebut.

Nilam menyarankan agar Disporabudpar Jember terus menjalin kolaborasi apik dengan BPBD untuk melakukan pemetaan titik rawan serta memasang papan regulasi yang lebih tegas di area berbahaya.

Edukasi berbasis komunitas, khususnya bagi para pemancing tradisional dan nelayan, juga harus digalakkan secara berkala guna meningkatkan kesadaran terhadap karakter ombak pantai selatan yang ekstrem.

Pembenahan total ini dinilai krusial untuk mengembalikan citra positif pariwisata Jember agar dikenal sebagai destinasi yang elok sekaligus aman.

Baca Juga: Pimpin Sertijab Kepala SMP Negeri, Kadispendik Jember Tegaskan Mutasi Jabatan Jadi Motor Perubahan Pendidikan

Ia juga mengingatkan bahwa capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tidak akan ada artinya jika harus dibayar dengan hilangnya nyawa masyarakat.

Seluruh elemen pengelola pantai diharapkan segera melakukan audit internal terhadap kesiapan alat penyelamat sebelum masa libur panjang tiba.

"Sinergi dan kolaborasi bersama semua pihak menjadi kunci utama untuk menjadikan pesisir Jember menjadi kawasan wisata yang sepenuhnya aman dan ramah bagi siapa saja," pungkasnya. (kin/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Disporabudpar Jember #keamanan wisata pantai #pantai selatan jember #pokdarwis #DPRD jember