Radar Jember - Libur panjang dan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kebutuhan elpiji 3 kilogram di Jember diperkirakan meningkat tajam.
Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat, Pertamina Patra Niaga menambah pasokan gas melon hingga 117.600 tabung selama periode 27-31 Mei 2026.
Tambahan stok itu disiapkan agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi di tengah meningkatnya aktivitas memasak selama momentum hari raya kurban.
Rata-rata penyaluran harian elpiji bersubsidi di Jember selama ini berada di angka 78.327 tabung atau setara 235 metrik ton.
Namun khusus masa libur panjang Idul Adha, jumlah penyaluran dinaikkan hingga mencapai 150 persen atau setara 353 metrik ton.
Tambahan fakultatif tersebut menjadi langkah antisipasi untuk menjaga distribusi tetap aman sekaligus mencegah terjadinya kekurangan stok di tingkat masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, LPG menjadi salah satu produk energi yang paling banyak digunakan masyarakat selama momen hari besar keagamaan.
Aktivitas memasak yang meningkat di rumah tangga maupun pelaku usaha kecil membuat kebutuhan gas melon cenderung melonjak dibanding hari biasa.
Baca Juga: 17ribu Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 9 Jember pada Hari Raya Idul Adha 1447 H
Karena itu, penambahan pasokan dilakukan lebih awal agar distribusi tetap berjalan lancar selama lima hari libur berturut-turut mulai Rabu (27/5) hingga Minggu (31/5).
“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Kami telah melakukan mitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, kemarin.
Tak hanya di Jember, tambahan pasokan LPG juga dilakukan di seluruh wilayah Jatim. Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan penyaluran hingga 1,5 juta tabung LPG 3 kilogram untuk wilayah Jatim selama periode libur panjang kali ini.
Seluruh infrastruktur distribusi energi juga disiagakan, termasuk pengawasan sarana SPBU dan pengecekan kualitas maupun kuantitas BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Selain itu, pihaknya juga memastikan distribusi berjalan aman. Pertamina, tambah Ahad, juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian elpiji secara berlebihan.
Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata.
“Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ahad.
Pertamina turut mengingatkan agar LPG 3 kilogram digunakan sesuai peruntukannya sebagai produk subsidi untuk masyarakat kurang mampu.
Sementara masyarakat mampu diarahkan menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas.
Langkah itu dinilai penting agar distribusi subsidi energi tetap tepat sasaran, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momentum Idul Adha. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh