Radar Jember - Penanganan hewan kurban, harus ditangani dengan baik dan benar. Sebaiknya hewan yang hendak disembelih itu harus jauh dari stress. Agar daging yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik.
Dokter Hewan Jember, Puput Ridjalu Widjaja mengatakan, pelaksanaan kurban seharusnya terus ditingkatkan kualitasnya setiap tahun.
Menurut dia, masih banyak panitia kurban yang hanya fokus pada penyembelihan dan pembagian daging tanpa memperhatikan standar penanganan hewan secara benar.
“Kadang karena rutinitas tiap tahun, ada hal-hal penting yang luput diperhatikan. Padahal pemerintah sudah punya standar hasil penyembelihan yang baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, hewan kurban idealnya sudah berada di lokasi penyembelihan minimal sehari sebelum disembelih.
Hewan tersebut perlu diistirahatkan sedikitnya 12 jam dan dipuasakan makan, namun tetap diberi minum cukup. Langkah itu penting agar kondisi tubuh hewan lebih stabil dan kualitas daging tetap baik.
Menurut Puput, perlakuan terhadap hewan sebelum disembelih sangat mempengaruhi kualitas daging.
Hewan yang mengalami stres berlebihan berpotensi menghasilkan daging berwarna gelap, keras, atau justru pucat dan berair. Kondisi itu muncul akibat perubahan metabolisme dalam tubuh hewan saat mengalami ketakutan atau kelelahan.
Baca Juga: Jember Diguncang Gempa Magnitudo 5,1 Sore Ini, BMKG Nyatakan Tidak Berpotensi Tsunami
Karena itu, dia meminta panitia kurban menghindari tindakan kasar terhadap hewan. Sapi atau kambing sebaiknya ditempatkan di area teduh, tidak bising, serta dijauhkan dari keramaian. Hewan juga tidak boleh melihat proses penyembelihan hewan lain karena dapat memicu stres.
“Kalau hewan stres, kualitas daging ikut turun. Jadi harus diperlakukan dengan baik, tidak dipukul atau diseret,” katanya.
Selain sebelum penyembelihan, penanganan pasca sembelih juga perlu diperhatikan. Isi perut hewan harus dibersihkan dengan hati-hati agar tidak mencemari daging.
Bagian lambung dan usus perlu dipisahkan dari area pemotongan daging untuk mencegah kontaminasi bakteri maupun kotoran.
Puput menambahkan, bila ditemukan cacing hati atau bagian organ yang rusak, sebaiknya segera dipisahkan lalu dikubur.
Baca Juga: Jember Semakin Tumbuh, Wings Air Perkuat Konektivitas Udara Surabaya – Jember
Dia juga mengingatkan panitia untuk menjaga kebersihan alat pemotongan serta lokasi penyembelihan agar daging kurban tetap higienis saat dibagikan kepada masyarakat. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh