Radar Jember – Gelombang pasang yang cukup besar di Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, tidak hanya merusak puluhan warung milik warga.
Fasilitas umum seperti kamar mandi dan musala juga mulai terdampak abrasi.
Sejak gelombang besar terjadi, sejumlah kamar mandi yang dibangun secara swadaya oleh warga mulai terancam rusak.
Beberapa bangunan yang sebelumnya berada cukup jauh dari muara sungai dan bibir pantai kini mulai terkikis.
Baca Juga: Muncul Dugaan Pemalsuan Ttd P-APBDes di Jember! BPD Karangsono Diperiksa
Bagian pondasi warung dan fasilitas umum terus tergerus ombak hingga bangunan terancam roboh.
Bahkan, ada warung yang sudah ditinggalkan pemiliknya karena kondisi yang semakin parah.
Kamar mandi dan musala yang sebelumnya berada jauh dari aliran muara sungai kini juga terdampak.
Saat gelombang pasang terjadi, air laut disertai pasir halus masuk hingga ke dalam bangunan.
“Beruntung di depan masih ada tonggak pohon cemara dan tumpukan sak berisi pasir. Air laut naik hingga ke kamar mandi dan halaman parkir belakang rumah,” ujar Reni, warga setempat.
Menurutnya, saat gelombang pasang terjadi, air laut naik hingga ke area parkir mobil dan toilet milik salah satu warga.
"Pasir juga masuk ke kamar mandi dan musala. Awalnya bangunan itu cukup jauh dari muara sungai. Karena terus-menerus diterjang gelombang, sekarang ikut terancam,” pungkasnya. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh