PATRANG, Radar Jember - Di tengah gempuran tren flexing dan haus validasi di media sosial, Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak anak muda Jember untuk kembali menapak bumi. Ia menyatakan bahwa setiap anak muda memiliki proses hidup yang berbeda, tanpa harus minder untuk mengejar kebermanfaatan.
Hal itu disampaikan Gus Fawait, sapaan akrab dia, saat menerima kunjungan kontestan Gus dan Ning Jember 2026, di Pendapa Wahyawibawagraha (12/5/2026).
"Saya menyampaikan satu hal sederhana namun penting: jangan pernah minder ataupun malu menjadi diri sendiri. Setiap orang memiliki proses, latar belakang, dan jalannya masing-masing," katanya.
Bagi politisi muda jebolan pesantren ini, esensi dari pemuda ideal Jember bukan terletak pada siapa yang paling tampak mentereng di permukaan. Menurut dia, nilai tertinggi justru diukur dari seberapa besar dampaknya bagi masyarakat sekitar.
"Yang paling penting bukan tentang terlihat paling hebat, tetapi bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat bagi orang lain. Bagi saya, kebermanfaatan jauh lebih bernilai daripada sekadar pengakuan," katanya, memberi pesan.
Gus Fawait berharap, Gus dan Ning Jember mampu menjadi motor penggerak yang tidak hanya bermodal kecerdasan intelektual, tetapi juga dibekali nyali dan kepedulian sosial yang tinggi untuk membangun daerah.
Baca Juga: Ini Rekam Jejak 3 Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Pilihan Bupati Gus Fawait
Di keesokan harinya, Pendapa Wahyawibawagraha juga menjadi saksi nyata bagaimana anak muda Jember mampu mendobrak panggung nasional. Gus Fawait lagi-lagi menerima kedatangan siswa-siswi MAN 1 Jember yang sukses menyabet Juara 2 dalam ajang bergengsi Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI.
Prestasi mentereng ini memantik rasa bangga mendalam Gus Fawait, sebagai sama-sama putra daerah yang dilahirkan dari madrasah.
Ia berharap, rentetan kunjungan anak muda berprestasi di pendapa pekan ini membawa masa depan Jember lebih cerah di tangan generasi baru yang percaya diri dan siap memberi kontribusi nyata untuk tanah kelahirannya.
"Anak-anak Jember sudah banyak yang menjadi tokoh di provinsi bahkan nasional. Hari ini kita menyaksikan adik-adik kita yang telah menunjukkan prestasi. Saya sebagai lulusan madrasah juga berbangga atas prestasi yang telah dicapai anak-anak kita," imbuh mantan legislator DPRD Jawa Timur dua periode itu.
Editor : Maulana RJ