Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jadi Sorotan! Lokasi Koperasi Desa Merah Putih di Jember Dinilai Tak Strategis, Warga: Orang Lewat Gak Bakal Tahu!

M Adhi Surya • Senin, 11 Mei 2026 | 04:00 WIB
SEPI: Bangunan KDMP Jenggawah berdiri di pinggir bukit dan jauh dari pemukiman warga. (JUMAI/RADAR JEMBER)
SEPI: Bangunan KDMP Jenggawah berdiri di pinggir bukit dan jauh dari pemukiman warga. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Sejumlah desa di Jember mulai menuntaskan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Namun, keberadaan bangunan program prioritas nasional tersebut mulai menjadi sorotan warga lantaran dinilai berdiri di lokasi yang kurang strategis dan jauh dari pusat keramaian.

Beberapa bangunan KDMP diketahui tidak berada tepat di jalur utama desa maupun kawasan yang ramai dilalui masyarakat.

Baca Juga: Menag Tepis Hoaks, Rektor UIN KHAS Jember Ingatkan Literasi Digital dan Budaya Tabayyun

Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa penempatan lokasi belum sepenuhnya mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan potensi aktivitas ekonomi warga sekitar.

Muhammad Irwan, warga Desa Jenggawah, mengaku memperhatikan sejumlah bangunan KDMP di wilayahnya berdiri agak masuk dari jalan raya.

Padahal, Kecamatan Jenggawah bisa dikatakan sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat setiap harinya.

“Kalau melihat lokasinya memang tidak terlalu kelihatan dari jalan utama. Jadi orang lewat juga belum tentu tahu kalau di situ ada bangunan KDMP,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan bangunan koperasi akan lebih optimal apabila ditempatkan di titik yang mudah dijangkau masyarakat. Terutama jika nantinya KDMP diarahkan sebagai pusat layanan ekonomi warga desa.

Baca Juga: Terbang ke Kuala Lumpur hingga Jeddah Kini Bisa Lewat Bandara Notohadinegoro Jember

Meski demikian, ia menilai fungsi bangunan tersebut tetap berpotensi berjalan maksimal apabila pengelolaannya difokuskan pada sektor tertentu.

Misalnya untuk distribusi kebutuhan pertanian, pupuk, hingga energi bagi masyarakat desa.

“Kalau konsepnya untuk gudang distribusi atau pusat kebutuhan pertanian, sebenarnya masih bisa efektif meski tidak berada persis di pinggir jalan besar,” katanya.

Ia berharap pemerintah desa maupun pengelola KDMP dapat memaksimalkan fungsi bangunan yang sudah berdiri.

Selain memperhatikan akses masyarakat, pengembangan program juga dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan ekonomi warga di masing-masing wilayah.

Baca Juga: Gak Bisa Kabur Lagi! Satlantas Jember Mulai Pakai ETLE Handheld, Rekam Pelanggaran Lewat Genggaman Secara Real Time

Dengan begitu, keberadaan KDMP tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, melainkan benar-benar mampu mendukung perputaran ekonomi desa dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. (dhi/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #KDMP #Koperasi Desa Merah Putih #Jenggawah