Radar Jember - Dalam sepekan terakhir, lonjakan harga sejumlah bumbu dapur kian tak terkendali.
Salah satunya cabai dan tomat, dua komoditas yang biasanya menjadi penghuni wajib keranjang belanja, kini seolah berubah menjadi barang mewah.
Pantauan di Pasar Tanjung Jember, Kamis (7/5) menunjukkan adanya kenaikan harga pada cabai rawit merah atau cabai sret yang kini menyentuh Rp 75 ribu per kilogram, dari sebelumnya atau pekan lalu masih di kisaran Rp 50 ribu.
Sementara, di laman siskaperbapo milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencapai Rp 69 ribu per kilogram (8/5), sedangkan pekan kemarin (27/4) Rp 49 ribu per kilogram.
Begitu pula dengan cabai besar yang ikut terkerek hingga Rp 59 ribu per kilogram, dari harga normal Rp 45 ribu.
Tak hanya keluarga cabai yang naik kasta, si merah tomat pun ikut-ikutan melambung tinggi.
Tomat sayur yang biasanya stabil di angka Rp 10 ribu, kini tembus Rp 14 ribu per kilogram. Sementara tomat buah, mencapai Rp 22 ribu dari sebelumnya Rp 16 ribu.
"Tomat sama cabai itu naik sekarang, kira-kira sejak satu mingguan kemarin naiknya," kata Luluk Maisaroh, salah satu pedagang sembako dan sayur di Pasar Tanjung, saat ditemui (7/5).
Para pedagang menduga kenaikan ini dipicu lantaran seretnya pasokan dari petani dan hambatan pada jalur distribusi.
Kenaikan ini juga membuat beberapa pedagang harus mengurangi stok dari harga normal sebelumnya.
"Ya seperti biasa lah, naik turunnya itu, barang kurang atau apa, masyarakat sudah banyak tau," tambah Supriadi, pedagang lainnya di Pasar Tanjung. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh