Radar Jember - Musyawarah Cabang (Muscab) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember akhirnya menetapkan tujuh anggota tim formatur di Hotel Royal Jember, Senin (4/5).
Hasil ini menjadi tahapan krusial dalam penentuan kepengurusan baru DPC PPP Jember periode 2026-2031.
Dengan masuknya Madini Farouq atau Gus Mamak sebagai anggota formatur, peluangnya untuk kembali memimpin PPP Jember untuk periode ketiga semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Niat Beli Es untuk Istri, Motor Warga Jember Ini Akhirnya Malah Raib
Dalam pemilihan unsur formatur dari pengurus DPC, dia meraih dukungan dominan dari peserta muscab.
Ketua DPC PPP Jember dua periode itu memperoleh 25 suara, unggul jauh atas Ketua Fraksi PPP DPRD Jember Ikbal Wilda Fardana yang hanya meraih delapan dukungan.
Perolehan suara tersebut mempertegas kuatnya dukungan internal terhadap figur yang akrab disapa Gus Mamak itu.
Posisi tersebut menempatkannya sebagai kandidat terkuat dalam penentuan ketua melalui forum formatur.
Gus Mamak selanjutnya bergabung bersama enam anggota formatur lainnya untuk menyusun kepengurusan baru.
Baca Juga: Update Laka Lantas Jember Terbaru: Bentor Oleng Tabrak Scoopy
Empat nama berasal dari unsur pengurus anak cabang (PAC), yakni Sunarto, Misnan, Sri Kantono, dan Ridwan.
Sementara dua lainnya merupakan representasi dari struktur di atasnya, yakni Jabbar Idris dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP serta Zaenul Arifin dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur.
“Seusai muscab, formatur langsung menggelar rapat perdana dan menandatangani berita acara rapat formatur,” kata Gus Mamak.
Ketujuh formatur ini memiliki kewenangan penuh menentukan Ketua DPC PPP Jember periode 2026-2031 beserta susunan pengurus harian lainnya.
Proses penentuan dilakukan melalui musyawarah internal formatur dalam waktu sekitar dua hingga tiga pekan ke depan.
Baca Juga: Info Laka Lantas Jember: Pengaruh Alkohol! Avanza Tiga Orang Penumpang Tabrak Truk
Mekanisme tersebut memang menjadi ciri khas Muscab PPP, forum tidak secara langsung memilih ketua. Seluruh keputusan akan diambil melalui musyawarah mufakat di tingkat formatur.
Secara aturan, Gus Mamak sebenarnya telah menyelesaikan dua periode kepemimpinan sejak 2016.
Namun Dewan Pimpinan Pusat PPP memberikan diskresi setelah menerima surat permohonan dari 26 pengurus anak cabang di Jember.
Diskresi itu membuka peluang bagi alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember tersebut untuk kembali memimpin.
Selama dua periode, ia dinilai berhasil mendongkrak kursi PPP di DPRD Jember dari tiga kursi menjadi lima kursi dan mempertahankannya pada Pemilu 2024.
Sinyal dukungan terhadap Madini juga datang dari jajaran DPW PPP Jawa Timur. Ketua Tim Muscab DPW PPP Jatim Nur Hasan menilai Gus Mamak masih layak melanjutkan estafet kepemimpinan karena rekam jejaknya dalam menjaga konsolidasi partai cukup kuat.
Menurut dia, meski PPP Jember memiliki banyak kader potensial, diskresi yang diberikan menunjukkan adanya kepercayaan besar terhadap kepemimpinan Gus Mamak.
“Masih bisa melanjutkan dan meneruskan kepemimpinan ke depan. Tapi beliau masih diberi diskresi untuk melanjutkan ketiga kalinya. Mudah-mudahan beliau terpilih untuk periode selanjutnya,” katanya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh