GARAHAN, Radar Jember – Memasuki hari kedua pencarian, korban bernama Buyang 44, warga Dusun Krajan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember yang dilaporkan hilang saat mandi di sungai, belum ditemukan.
Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran Sungai Garahan, mulai dari lokasi awal korban mandi hingga ke bagian hilir, kemarin (27/4).
Pencarian melibatkan perangkat desa, keluarga korban, SAR gabungan, serta anggota Polsek Silo.
Sejak korban dilaporkan hilang terseret arus sungai, petugas kepolisian bersama warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus pencarian.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban. Seperti ember berisi perlengkapan mandi, pakaian, handuk, serta tas selempang yang berisi telepon genggam.
Kapolsek Silo, AKP M. Luthfi, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.
“Diduga saat mandi sendirian di sungai, tepatnya di belakang Rumah Makan Asri Garahan, penyakit epilepsi korban kambuh hingga akhirnya terseret arus,” ujarnya.
Hingga hari kedua, korban masih belum ditemukan.
Namun, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama keluarga.
Selain itu, keluarga korban juga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan ritual tabur bunga dan doa bersama, dengan harapan korban segera ditemukan.
“Pencarian terus kami lakukan secara maksimal bersama tim gabungan,” pungkasnya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi