Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lampu Hias Ini Dibiarkan Rusak, Sisa Jember di Awal Melenium?

Jumai RJ • Jumat, 24 April 2026 | 13:46 WIB
DIBIARKAN: Bekas lampu hias di jalur double way Jalan Letjen Panjaitan, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kini hanya menyisakan sebagian tiang dan rangka bagian atas. (JUMAI/RJ)
DIBIARKAN: Bekas lampu hias di jalur double way Jalan Letjen Panjaitan, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kini hanya menyisakan sebagian tiang dan rangka bagian atas. (JUMAI/RJ)

 

SUMBERSARI, Radar Jember – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Letjen Panjaitan, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kini disuguhi pemandangan lampu hias yang sudah tidak berfungsi. Meski tidak lagi menyala, struktur lampu tersebut masih berdiri dan dibiarkan mangkrak puluhan belasan tahun.

Dulu, lampu hias tersebut mampu memperindah suasana malam saat memasuki Kota Jember.

Baca Juga: BPBD Bondowoso Terus Dorong Pemerataan Destana

Lampu yang dapat berputar dengan warna-warni itu menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semarak jalanan.

Namun, lampu hias yang dipasang pada masa pemerintahan almarhum Bupati Samsul Hadi Siswoyo dalam rentang waktu tahun 2000 – 2005.

Dari beberapa unit yang pernah terpasang, semuanya mengalami kerusakan.

Awalnya, terdapat tiga lampu hias serupa yang dipasang di tiga titik berbeda, yakni di double way Jalan Hayam Wuruk, double way Jalan Letjen Panjaitan, serta di Jalan PB Sudirman sekitar Alun-Alun Jember.

Saat ini, seluruhnya dalam kondisi rusak.

Baca Juga: Mencetak Generasi Unggul di Era Digital: UT Jember Lepas 764 Wisudawan dan Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemkab Bondowoso

Di kawasan traffic light Gladakembar, Sumbersari, bahkan hanya tersisa satu tiang lampu yang masih berdiri.

Kondisinya pun memprihatinkan, dengan bagian rangka atau “jari-jari” lampu yang sudah lepas dan tidak terawat.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu estetika kota. Selain tidak lagi berfungsi, keberadaannya juga dianggap tidak sedap dipandang dan seharusnya segera diperbaiki atau dibongkar.

Terlebih, lokasi tersebut merupakan salah satu jalur utama masuk Kota Jember yang kerap dilalui kendaraan dari luar daerah.

Warga khawatir, jika terus dibiarkan, struktur lampu yang sudah rapuh berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan.

Budi, 60, warga Kelurahan Kebonsari, Sumbersari, mengungkapkan bahwa lampu hias tersebut sudah lama tidak berfungsi. “Dulu memang ada lampu hias yang bisa berputar, dipasang saat masa Bupati almarhum Samsul Hadi Siswoyo,” ujarnya. (jum/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#lampu hias #Jember #Berita Jember #kota jember